Minggu, 25 September 22

Jawab Kebutuhan Mobilitas Pelanggan TAM Hadirkan Toyota Gazoo Racing

Jawab Kebutuhan Mobilitas Pelanggan TAM Hadirkan Toyota Gazoo Racing
* Toyota Gazoo Racing. (Foto: TAM)

Jakarta, obsessionnews.com – PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali menghadirkan brand baru, yakni Toyota Gazoo Racing yang membawa spirit motorsport, sebagai bagian dari upaya menghadirkan ever-better cars yang menyenangkan untuk dikendarai di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berjiwa sporty.

“Melalui Toyota Gazoo Racing kami senantiasa berupaya untuk mewujudkan komitmen kami untuk menghadirkan ever-better cars dengan berpartisipasi aktif di berbagai ajang motorsport dunia,” ujar President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Susumu Matsuda dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/8/2021).

Dia meyakini, tantangan dan tekanan yang dihadapi selama berkompetisi di ajang motorsport dapat meningkatkan skill dan insting engineer Toyota dalam memahami batasan produk yang digunakan sehingga dapat meningkatkan kualitas dari produk tersebut ke depannya.

Untuk itu, TAM selalu mencoba untuk menghadapi tantangan baru dan berjuang untuk perubahan, dengan visi untuk menciptakan mobil yang sangat menyenangkan untuk dikendarai, sehingga pengemudi tidak ingin berhenti.

“Sebuah mobil yang akan disukai oleh banyak orang selama 100 tahun ke depan. Setelah 6 tahun resmi berdiri dan berkompetisi di berbagai ajang motorsport global, hari ini kami hadirkan Toyota Gazoo Racing untuk masyarakat Indonesia,” kata Matsuda.

Untuk mencapai visi tersebut, lanjutnya, Toyota Gazoo Racing (TGR) telah menetapkan empat filosofi dasar. Pertama, TGR percaya bahwa Roads Build People and People Build Cars. Ada begitu banyak jenis jalan di seluruh dunia. Masing-masing menantang TGR untuk menjadi lebih kuat dan lebih pintar. TGR percaya bahwa jalan adalah guru terbesar yang membantu mengasah indra untuk membangun mobil dengan benar.

Kedua, The Harsh Environment of Racing. Lingkungan balapan sangatlah keras. Oleh karena itu, merupakan tempat latihan yang ideal bagi TGR. Dalam lingkungan sangat ekstrim, banyak kejadian tak terduga terjadi dan keputusan sepersekian detik harus dibuat. Pengalaman tersebut, menantang dan menginspirasi TGR untuk belajar sampai batas kemampuan untuk mendukung perngembangan mobil yang semakin baik.

Ketiga, Dialogue with The Road. Tidak hanya melihat dan menguji mobil di berbagai permukaan jalan yang berbeda, TGR juga berdialog dengan jalanan. Dari jalanan pegunungan yang membekukan hingga jalur yang sangat panas melintasi gurun, di tikungan yang berkelok-kelok dan jalan lurus tidak berujung, di atas permukaan halus dan medan berbatu, TGR berdialog dengan semua jenis jalan yang menantang TGR, menginspirasi TGR, dan mengajari TGR untuk membuat mobil yang lebih baik.

Keempat, Driver-centric. Pengemudi merupakan fokus utama dalam sebuah pengembangan kendaraan. TGR menciptakan mobil yang dapat dikendalikan dan membuat pengemudi merasa nyaman. Di belakang kemudi, pengemudi berkomunikasi dengan kendaraan menggunakan semua indra. Umpan balik pengemudi membantu TGR membuat ever-better cars. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.