Minggu, 21 April 24

Jaksa Agung Ingatkan Jajarannya untuk Tetap Menjaga Kepercayaan Publik

Jaksa Agung Ingatkan Jajarannya untuk Tetap Menjaga Kepercayaan Publik
* Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin. (Foto: Kejagung)

Obsessionnews.com – Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin memperingatkan seluruh jajaran Kejaksaan di provinsi dan kabupaten kota untuk tetap menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut. Dalam kunker virtual yang diikuti oleh Kajati Maluku Agoes S Prasetyo, Wakajati I Gede Ngurah Sriada, dan jajaran Kejaksaan, Jaksa Agung memberikan arahan dan penekanan terkait meningkatkan kinerja Adhyaksa.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengungkapkan bahwa kejaksaan saat ini masih mendapatkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, mencapai 75,1 persen menurut survei Indikator Politik Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa kepercayaan tersebut harus dipertahankan melalui konsistensi dalam menegakkan integritas dan dedikasi.

Burhanuddin menyoroti pemberitaan negatif terhadap institusi kejaksaan, khususnya peristiwa di Bondowoso yang menyebabkan kemarahan dan kekecewaan. Ia memandang bahwa integritas harus menjadi standar minimum setiap insan Adhyaksa dan bukan sekadar pencapaian yang membuat jajaran lengah.

“Saya perintahkan kepada seluruh personel agar menjadikan peristiwa ini sebagai cambuk untuk berintrospeksi diri. Hentikan segala upaya untuk mencoba-coba mendekatkan diri dari perbuatan tercela yang kelak mencoreng nama baik pribadi, keluarga, dan institusi,” ujar Burhanuddin dalam keterangan tertulisnya dikutip obsessionnews.com, Selasa (21/11/2023).

Dia juga menegaskan kesiapannya memberikan sanksi, baik administrasi maupun pidana, kepada setiap orang yang melakukan tindakan tercela. Ia memandang pentingnya meningkatkan pengawasan melekat di satuan kerja dan telah mengeluarkan Surat Umum Jaksa Agung tentang Meningkatkan Pengawasan Melekat pada Satuan Kerja.

Tak hanya itu, Burhanuddin juga mengingatkan agar kewenangan Kejaksaan dimanfaatkan secara benar dan bertanggung jawab, terutama terkait pengadaan barang dan jasa. Pemimpin satuan kerja, Kajati, dan Kajari diminta untuk segera melaksanakan mitigasi pencegahan terhadap penyalahgunaan kewenangan.

Dalam era interaksi sosial yang semakin terdigitalisasi, Burhanuddin mengingatkan seluruh insan Adhyaksa untuk bijak menggunakan media sosial. Ia menekankan agar berita kurang baik yang menyangkut nama baik institusi tidak ikut diviralkan oleh pihak internal kejaksaan.

Burhanuddin mengakhiri sambutannya dengan mengingatkan seluruh Adhyaksa untuk memedomani Instruksi Jaksa Agung Nomor 1 Tahun 2021 tentang publikasi kinerja dan pemberitaan positif mengenai kejaksaan di media massa dan media sosial. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.