Rabu, 30 September 20

Jadi Calon Tunggal, Arif-Rista Punya PR Besar Atasi Kemiskinan di Kebumen

Jadi Calon Tunggal, Arif-Rista Punya PR Besar Atasi Kemiskinan di Kebumen
* Deklarasi dukungan PKB terhadap pasangan Arif-Rista. (Foto: Albar/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih kembali mendapat dukungan dari partai politik. Kali ini Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kebumen mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Arif-Rista.

Deklarasi dengan tema Barista (Barisan pendukung Arif-Rista ini digelar di Mexolie Hotel ini dihadiri para kiai, ulama, dan juga para pimpinan partai politik wilayah Kebumen, dari PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, Nasdem, PAN, PKS dan juga PPP. Serta pengurus PKB dari Wilayah Jateng, dan DPP Pusat.

Dalam deklarasi itu sempat disinggung mengenai berbagai macam persoalan sosial yang dihadapi masyarakat Kebumen. Salah satunya, adalah kemiskinan. Hingga akhir tahun 2019 ini, Kabupaten Kebumen masih menjadi kabupaten termiskin di Jateng.

Berdasarkan prosentase penduduk miskin kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kebumen menjadi kabupaten termiskin. Kebumen memiliki angka kemiskinan tertinggi yakni 16,82 % sedangkan indeks kemiskinan terendah dimiliki oleh Kota Semarang dengan prosentase 3,98 %.

“Ini menjadi PR buat pemimpin kita ke depan bagaimana Kebumen tidak lagi menjadi kabupaten termiskin di Jateng. Minimal angkanya turun bisa menyalip kabupaten tetangga, rakyatnya bisa semakin sejahtera,” ujar Sukirman Sekertaris DPW PKB Jateng, di lokasi, Kamis (13/8/2020).

Sukirman yang juga anggota DPRD Jateng ini percaya, dengan dukungan semua partai politik dan munculnya pasangan Arif-Rista sebagai calon tunggal, bisa mengatasi problem sosial yang dihadapi Kabupaten Kebumen, yaitu kemiskinan. Sebab, dukungan semua parpol menunjukan aura positif.

“Jadi adanya calon tunggal ini yang didukung semua partai, menunjukan bahwa seluruh element masyarakat Kebumen solid. Kita semua bisa duduk bersama, bersatu untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan sosial yang ada di Kebumen,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengakui bahwa kemiskinan masih menjadi persoalan utama yang kini menjadi konsen dari pemerintah kabupaten. Sejak dirinya dilantik pada 2019 yang lalu, ia sudah melakukan pengecekan soal kemiskinan itu melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Arif melihat DTKS masih banyak masalah karena data yang disajikan kurang valid. Padahal segala kebijakan yang akan dikeluarkan harus mengacu pada DTKS agar tepat sasaran. Arif pun saat itu sudah meminta agar DTKS diperbaiki, sehinga jika ada bantuan sosial untuk masyarakat bisa tepat guna.

“Jadi data DTKS ini yang invalid, eror sebanyak 18 ribu orang. Kita sudah minta agar ini diperbaiki, agar kebijakan yang dikeluarkan nanti sesuai yang diharapkan,” tuturnya.

Arif pun berjanji persoalan kemiskinan masuk dalam perioritas utama yang akan diperhatikan jika ia dipercaya memimpin Kabupaten Kebumen. Dengan dukungan semua parpol ini, ia optimis percepatan pembangunan ekonomi, infastruktur, sosial dan pendidikan akan cepat terlaksana.

Karena bagaimana pun setiap program yang dikeluarkan oleh pemerintah juga harus mendapatkan dukungan secara politik melalui para anggota dewan dari semua fraksi. Kali ini ia melihat ada persamaan politik yang kuat untuk membangun Kebumen. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.