Minggu, 15 September 19

Jabar Potensial Jadi Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia

Jabar Potensial Jadi Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia
* Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Foto: Kemenpar)

Bandung, Obsessionnews.com – Provinsi Jawa Barat (Jabar) dengan beragam kekayaan alam dan sumber dayanya sangat potensial untuk menjadi destinasi wisata terbaik di Indonesia

Beragam potensi yang ada di Jabar mulai dari alam, budaya, hingga kuliner masyarakatnya memungkinkan untuk menjadikannya sebagai destinasi yang terbaik di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi ketika Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan daerahnya sebagai provinsi pariwisata,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya seusai acara Millennial Tourism Corner di Upnormal Coffee Roster Cihampelas 96 di Bandung, Kamis (23/5/2019).

Dikutip obsessionnews.com dari rilis Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kemarin Jumat (24/5), Arief Yahya juga mendesak Pemprov Jabar agar mengupayakan percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sukabumi (Cikidang) dan Pangandaran. Tujuannya tidak lain untuk mempermudah arus investasi pariwisata.

“Kami sudah mengusulkan ada dua kawasan ekonomi khusus pariwisata, satu di Sukabumi, satu di Pangandaran. Serta masih ada 5 lainnya termasuk di Bandung Barat. Inii akan lebih cepat mendorong pembangunan pariwisata di Jabar,” tuturnya.

Dari sisi kuliner, lanjutnya, Jabar, sangat terdukung karena sejak era Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu Jabar telah dipilih sebagai model pengembangan wisata kuliner.

“Saya tinggal mengukuhkannya. Dan Jawa Barat akan kita jadikan destinasi kelas dunia dengan cara menyertifikasikannya ke UNWTO sebagai destinasi kuliner tingkat dunia,” katanya.

Hal itu diharapkan Arief akan bisa semakin mendorong Jabar dikenal sebagai destinasi wisata kuliner kelas dunia dengan sertifikasi lembaga yang terpercaya.

Kopi
Terkait kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Jabar Arief mengatakan, potensi itu akan segera tergarap mengingat kopi segera ditetapkan sebagai minuman nasional.

“Kemenpar selalu mempromosikan kopi saat event internasional. Kenyataannya setiap event, yang paling banyak diserbu adalah pojok kopi, ini potensi yang baik untuk dikembangkan,” tandas Arief. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.