Senin, 22 April 19

Ini Ungkapan Para Pemenang Filmmakers World Festival 2016

Ini Ungkapan Para Pemenang Filmmakers World Festival 2016
* Alan Nguyen menerima penghargaan khusus Platinum Award langsung dari tangan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Jakarta, Obsessionnews – Ajang festival film internasional Filmmakers World Festival (FWF) 2016, yang saat ini sedang berlangsung di Jakarta memilih Film ‘The Guest’ karya sutradara Italia Federico Olivetti sebagai film terbaik. Film ini sempat bersaing ketat dengan beberapa film lainnya.

Dia ntaranya film Before Spring (Egypt) disutradarai oleh Ahmed Atef, God is American (France) disutradarai oleh Richard Martin-Jordan, Krusing America (United States) disutradarai oleh Linda Kruse, Backstage (Syrian Arab Republic) disutradarai oleh Fouad Hallak, Baobabs between Land and Sea (France) disutradarai oleh Cyrille Cornu,.

Selain itu, Film BEN (India) disutradarai oleh Vipin Atley, Eastern Indochina – Documenting a Journey (Poland) disutradarai oleh Pawel Zgrzebnicki, Firebird (Australia) disutradarai oleh Alan Nguyen, dan The Trouble with Aoibhe (Ireland) disutradarai oleh Ross Carey.

Dalam keterangan resmi yang diterima Obsessionnews, Rabu (16/3/2016), Produser BEN, Dr. Sajan George dalam pidato kemenangannya mengatakan, dia sangat senang, karena filmnya mendapat penghargaan khusus Platinum Awards dari FWF. Film Ben yang berkisah tentang pemaksaan kehendak kepada anak-anak di India yang harus meraih prestasi yang tinggi di sekolah, tanpa memperdulikan kebahagiaan mereka menjadi isu tersendiri dan mendapatkan banyak apresiasi dari juri.

Sedangkan, Alan Nguyen kelahiran Vietnam ini menjelaskan, Filmnya mengambil benang merah isu sosial pertentangan antar geng, dan dilemma seorang pemuda yang harus mengambil sikap mental yang beresiko maut.

Pemenang Filmmakers
Ahmed Atef, sineas dan kritikus film dari Mesir memperoleh penghargaan khusus.

Alan Nguyen yang berprofesi sebagai dosen film di Melbourne, Australia, ini merasa terkejut dengan sambutan yang meriah dari para wartawan dan hadirin. Juga terasa spesial baginya ketika menerima penghargaan khusus Platinum Award langsung dari tangan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam acara yang berlangsung di jalan Merdeka Barat tersebut.

Di samping itu, Ahmed Atef sineas senior dan kritikus film salah satu harian di Mesir, serta dosen di Doha Film Institute, yang sempat duduk di bangku juri Cannes Film Festival tahun 2011juga memperoleh penghargaan khusus.

Dalam pidatonya, sang sutradara merasa terharu atas kehormatan yang diberikan oleh FWF kepadanya.

Festival ini mengadakan Malam Penganugerahan pada 7 Maret 2016 di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar,  Direktur Utama LPP RRI Rosarita Niken Widiastuti, penasihat DKR Lily Wahid, artis Erna Santoso, artis Roro Fitria, artis Tiara Savitri, artis Abah Ukam, dan artis Natasha Dematra.

Film-film pemenang ditayangkan dari 7-30 Maret 2016 di Pusat Kebudayaan Rusia, Teras Cibulan, Bioskop Rakyat Keliling, beberapa SMA dan berbagai tempat lainnya tanpa dipungut biaya. Acara ini didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga, i-Hebat International Volunteers, Teras Cibulan Cafe, Yayasan Peduli Anak Indonesia (PENA), Russian Culture Centre, World Film Council dan Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai media partner dan penyelenggara. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.