Kamis, 6 Oktober 22

Ini Alasan Ferdy Sambo Dibawa ke Mako Brimob

Ini Alasan Ferdy Sambo Dibawa ke Mako Brimob
* Mantan Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo. (Foto: Gorajuara.com/dok : Instagram)

Obsessionnews.com – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo membeberkan alasan mantan Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada Sabtu (6/8/2022).

Dedi menuturkan, dibawanya Ferdy Sambo ke Mako Brimob bertujuan untuk penempatan khusus dalam rangka pemeriksaan terkait pelanggaran kode etik penanganan tempat kejadian perkara tewasnya Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Baca juga: Bongkar Tewasnya Brigadir J, Survei IDM: Polri Telah Bekerja Transparan

Salah satu pelanggaran etik yang diduga dilakukan Ferdy Sambo adalah mengambil rekaman video CCTV pembunuhan Brigadir J.

Menurut Dedi, pengambilan CCTV ini merupakan salah satu pelanggaran prosedur olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diduga dilakukan Ferdy Sambo.

“Dalam olah TKP terjadi misal pengambilan CCTV,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (6/8/2022) malam.

Baca juga: Junjung Tinggi HAM, Kapolri Keluarkan Telegram Soal Kekerasan yang Dilakukan Kepolisian

Dedi mengatakan, Ferdy Sambo (FS) sebelumnya telah diperiksa inspektorat khusus terkait dugaan pelanggaran kode etik.

“Malam hari ini dari hasil kegiatan pemeriksaan tim gabungan, pengawasan pemeriksaan khusus terhadap perbuatan Irjen FS yang diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam tindak pidana meninggalnya Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam,” ucapnya.

Meski begitu, Ferdy Sambo belum ditetapkan sebagai tersangka. Dalam kasus ini, polisi juga telah menetapkan Bharada E atau Richard Eliezer sebagai tersangka pada Rabu (3/8). (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.