Senin, 23 Mei 22

Indonesia Rangkul Jepang Bangun Daerah Tertinggal

Indonesia Rangkul Jepang Bangun Daerah Tertinggal
* Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)

Boyolali, Obsessionnews Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi akan merangkul Jepang untuk mempercepat pembangunan daerah dan desa tertinggal di Indonesia.

“Tahun depan akan kita berlakukan. Dalam hal ini kita meniru Jepang. Ada beberapa yang awalnya merupakan daerah tertinggal menjadi daerah maju, bahkan melebihi kota-kota yang lama,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar usai menghadiri Kongres XVIII IPNU dan Kongres XVII IPPNU di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (6/12/2015).

Marwan mengungkapkan, kerja sama antara Jepang dengan Indonesia dimungkinkan dalam bentuk capacity building maupun pilot project di daerah tertentu.

“Kita kan punya 122 kabupaten yang merupakan daerah tertinggal. Nah, saat ini kita tengah menyusur daerah mana saja yang tepat. Kita juga harus melakukan konfirmasi ke pihak Jepang. Bisa di Sulawesi atau mana saja. Yang jelas di luar Pulau Jawa,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan daerah juga harus mempertimbangkan potensi di daerah tersebut. “Aplikasinya nanti bisa dengan one village one product. Tergantung potensinya, bisa berupa produk pertanian, perkebunan, buah maupun bunga tertentu,” paparnya.

Percepatan daerah tertinggal ini relevan dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta UU Nomor 6 Tahun 2015 tentang desa.

“Yang dibutuhkan supaya program kerja sama ini berjalan baik adalah fokus.  Pembangunannya fokus dan tidak melebar dulu ke daerah lain sebelum benar-benar berjalan sukses,” tandasnya. (mtvn)

 

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.