Kamis, 9 Desember 21

Indonesia dan Malaysia Bahas Soal Kebijakan Kelapa Sawit ke Depan

Indonesia dan Malaysia Bahas Soal Kebijakan Kelapa Sawit ke Depan
* Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia Zuraida Binti Kamaruddin di Jakarta, Minggu (24/10/2021). (Foto: Instagram airlanggahartarto_official)

Jakarta, obsessionnews.comMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia Zuraida Binti Kamaruddin di Jakarta, Minggu (24/10/2021). Pertemuan tersebut diadakan dalam rangka membahas mengenai penguatan kerja sama bilateral kedua negara, khususnya berdiskusi terkait kebijakan kelapa sawit ke depannya.

“Pertemuan ini juga menjadi signifikan mengingat Malaysia merupakan salah satu mitra utama bagi Indonesia di berbagai bidang perekonomian dan perdagangan,” ujar Airlangga dikutip dari akun Instagramnya, @airlanggahartarto_official, Rabu (27/10).

Dia mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut, salah satu yang dibahas adalah tantangan kampanye negatif terhadap produk kelapa sawit oleh sejumlah negara di sejumlah forum internasional.

“Sebagaimana kita pahami, Indonesia dan Malaysia adalah sesama negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia dan hal itu membuat isu kelapa sawit ini menjadi isu dan kepentingan bersama Indonesia-Malaysia,” ucap Airlangga.

Oleh karena itu, kedua negara ini membutuhkan sikap dan strategi bersama dalam merespon situasi yang berkembang, serta berkolaborasi melakukan advokasi positif terkait kelapa sawit.

“Saya berharap melalui pertemuan semacam ini hubungan baik antara Indonesia-Malaysia semakin produktif dan bermanfaat bagi rakyat di kedua negara,” katanya.

Untuk itu, antar pemerintah perlu selalu memperkuat komunikasi, menjalankan kolaborasi dan aksi bersama demi kepentingan nasional yang sama ferkait kerja sama berbagai sektor, termasuk soal advokasi kelapa sawit yang saat ini menjadi concern bersama kedua negara.

“Dengan kerja sama yang baik, saya yakin insya Allah semakin banyak peluang yang dapat kita mantaatkan sebesar-besarnya, pertama-tama untuk kepentingan pembangunan sosial ekonomi Indonesia, sekaligus kedua, mempererat kerja sama kawasan di tengah kompetisi dan konstalasi perkembangan ekonomi politik antar kawasan di berbagai belahan dunia,” pungkas Airlangga. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.