Kamis, 24 September 20

Indonesia Akhiri Puasa Gelar di Cabang Tenis Sejak 2002

Indonesia Akhiri Puasa Gelar di Cabang Tenis Sejak 2002
* Duet Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi asal Indonesia akhirnya kembali mencetak sejarah dengan berhasil meraih medali emas Asian Games 2018 dalam ganda campuran tenis setelah mengalahkan Sonchat Ratiwatana/Luksika Kumkhum dari Thailand di partai final Sabtu (25/8/2018). Foto/Inasgoc

Palembang, Obsessionnews.com – Duet Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi asal Indonesia akhirnya kembali mencetak sejarah dengan berhasil meraih medali emas Asian Games 2018 dalam ganda campuran tenis setelah mengalahkan Sonchat Ratiwatana/Luksika Kumkhum dari Thailand di partai final Sabtu (25/8/2018).

Rungkat/Sutjiadi berjuang keras mengalahkan pasangan dari Gajah Putih dengan melewati tiga set pertandingan di lapangan tenis Jakabaring Sport City.

Dalam set pertama tim Merah putih memimpin dengan skor 6-4, selanjutnya duet Rungkat/Sutjiadi kalah di set kedua dengan skor 7-5. Pertandingan semakin panas saat set ketiga dan ternyata dimenangkan Indonesia dengan hasil akhir 7-10.

Babak final ganda campuran ini memang diprediksi berlangsung seru dan sengit, apalagi Indonesia bertanding di kandang sendiri. Dukungan dan gemuruh semangat pendukung tim Merah Putih sangat terasa dan menambah optimisme pemain.

Tak hanya masyarakat dan pencinta olahraga tenis , semangat untuk pasangan Rungkat/Sutjiadi juga diberikan langsung oleh para pejabat negara yang hadir menyaksikan mereka berlaga melawan Thailand.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi mengatakan perjuangan atlet Indonesia untuk meraih juara luar biasa dan sangat perlu diapresiasi. Kemenangan ini kata dia, mengakhiri puasa medali emas dari cabang tenis setelah terakhir diraih pada Asian Games 2002.

“Luar biasa perjuangannya all out lahir batin mereka curahkan bahwa hasilnya emas itu luar biasa, yang belum berhasil jangan menyerah masih ada hari esok utk dipersembahkan ke Ibu Pertiwi,” katanya.

Imam juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang menyaksikan langsung pertandingan hingga memadati tribun penonton. “Support moral yang luar biasa, pelatih dan penonton semua yang hadir memberikan dukungan buat tim kita,” katanya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.