Jumat, 28 Februari 20

Imigrasi Bantah Ikut Rekayasa Informasi Terkait Keberadaan Harun Masiku

Imigrasi Bantah Ikut Rekayasa Informasi Terkait Keberadaan Harun Masiku
* Dirjen Imigrasi Ronny Sompie. (Foto: dok Kompas.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM membantah merekayasa data, maupun informasi terkait keberadaan Harun Masiku, politisi PDI Perjuangan yang tengah menjadi buronan KPK.

Ditjen Imigrasi juga menolak disebut ikut menyebarkan informasi yang tidak benar atas kasus Harun Masiku. Imigrasi juga mengatakan mereka terbuka kepada media.

“Kepada siapa pun yang ingin memberikan koreksi, tapi kami juga tidak melakukan kebohongan, tidak merekayasa data,” kata Dirjen Imigrasi Ronny Sompie di Kemenkum HAM, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Ditjen Imigrasi tak mau ambil pusing dengan berita miring tersebut. Bagi mereka yang terpenting saat ini fokus membantu KPK dalam melakukan pencarian terhadap Harun Masiku agar proses hukumnya bisa berjalan.

“Fokus utama kita adalah menemukan HM yang sekarang ini sudah ada di Indonesia, bagaimana mencari HM itu agar penegakan hukumnya tuntas,” katanya.

“Bukan mempersoalkan tentang bagaimana informasi ini diberikan kemudian dianggap menutupi, mempersulit, dimana kita menutupi? kalau kami diam itu bisa jadi,” ujar Ronny.

Dia menyebut semua informasi yang dimiliki pihak Imigrasi sudah disampaikan ke KPK. Mereka juga sedang memperkuat pencegahan yang sudah diminta oleh KPK.

“Sudah harus, karena kan KPK tanggal 13 memberi surat untuk minta pencegahan, sekarang ini kami memperkuat lagi pencegahan itu. Karena dia sudah di dalam,” ucapnya.

Seperti diketahui, Harun Masiku sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari lalu. Namun hingga kini politikus PDIP itu belum juga tertangkap.

Informasi soal kembalinya Harun ke Indonesia juga terlambat diterima Kemenkum HAM. Kemenkum HAM baru mendapat kepastian Harun di Indonesia pada 19 Januari. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.