Sabtu, 31 Oktober 20

HUT Bhayangkara, Kinerja Polri Mengalami Tren Positif di Masyarakat

HUT Bhayangkara, Kinerja Polri Mengalami Tren Positif di Masyarakat
* Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: Humas Polri)

Jakarta, Obsessionnews.com – Setiap 1 Juli Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperingati Hari Bhayangkara yang merupakan hari lahirnya. Pada tahun ini peringatan HUT Ke-73 Bhayangkara, bertepatan pada Senin (1/7/2019). Memasuki usia yang tidak muda itu, Polri terus bekerja sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Bahkan kepercayaan publik terhadap masyarakat terus mengalami peningkatan.

Hal ini tidak lepas dari sosok kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Selama masa kepemimpinannya, Polri telah menerapkan sistem yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana lebih menerapkan kualitas pada personel kepolisian dibandingkan meningkatkan jumlah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada 2018 lalu, Polri hanya merekrut 186 polisi baru dan jumlah keseluruhan polisi Indonesia sebanyak 443.379 personel. Tentu jumlah polisi baru tersebut sedikit jika dibandingkan tahun lalu. Namun Tito menilai jumlah personel tersebut cukup untuk melayani masyarakat Indonesia.

Penurunan rekrutmen Polri sengaja dilakukan. Sebab, jika jumlah polisi terlalu banyak, sementara jumlah anggaran tidak cukup, maka Tito khawatir akan mengurangi kesejahteraan dan mengurangi kualitas proses penegakan hukum, serta pelayanan terhadap masyarakat.

Hasilnya cukup memuaskan. Berdasarkan Analisa Intelijen Media Rustika Herlambang, ia merilis riset tingkat sentimen netral, negatif dan positif masyarakat terhadap Polri melalui media sosial dengan responden 100.000 warganet yang memposting atau membicarakan polisi di media sosial.

Hasilnya, sentimen positif masyarakat terhadap Polri lebih besar tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara untuk sentimen negatif melonjak tinggi di bulan Mei 2018 saat kasus pengeboman di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Sentimen negatif dan netral tahun ini cenderung menurun.

Sejumlah pelayanan publik juga mendapat apresiasi seperti Rumah Masyarakat Papua Penuh Damai di Papua, program pelayanan publik Patroli Edukasi pada Suku Anak Dalm di Jambi, Samsat Drive Thru di Polda Metro Jaya untuk pengesahan STNK,SIM dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) online, SKCK Keliling, e-Tilang, e-Management yang merupakan hasil laporan dari penyelidikan kasus-kasus sehingga perkembangan informasi terintegrasi dan memperpanjang pelayanan publik. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.