Minggu, 26 Januari 20

Hukuman Mati Bagi Koruptor, Jokowi: Bisa Saja Kalau Jadi Kehendak Masyarakat

Hukuman Mati Bagi Koruptor, Jokowi: Bisa Saja Kalau Jadi Kehendak Masyarakat
* Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Kapoy/obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi (tipikor) bisa saja diterapkan jika itu merupakan kehendak masyarakat.

“Ya bisa saja kalau jadi kehendak masyarakat,” ujarnya di SMKN 57, Jl Taman Margasatwa, Pasar Mingu, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

 

Baca juga: Jokowi Ajak Pelajar Cegah Korupsi Sejak Dini

 

Dia menjelaskan, hukuman mati bagi koruptor dapat diakomodasi lewat revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

Saat disinggung apakah akan ada inisiatif pemerintah untuk merevisi UU Tipikor agar hukuman mati masuk dalam salah satu pasal, Jokowi menyebutkan tak hanya tergantung dari kehendak masyarakat saja, namun kehendak DPR juga.

“Tapi sekali lagi juga termasuk yang ada di legislatif,” tutur orang nomor satu di Indonesia ini.

 

Baca juga: Dana Densus Tipikor Rp2,6 Triliun, Ini Rinciannya

 

Seperti diketahui, wacana hukuman mati bagi koruptor muncul ketika seorang siswa kelas 12 Jurusan Tata Boga SMKN 57 Harley Hermansyah, mempertanyakan ketegasan pemerintah dalam memberantas korupsi di acara pentas Prestasi Tanpa Korupsi yang digelar di aula SMKN 57 Jakarta. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.