Selasa, 30 Mei 23

Hida Ingin Dirinya Bermanfaat bagi Orang Lain, Terutama Perempuan

Hida Ingin Dirinya Bermanfaat bagi Orang Lain, Terutama Perempuan
* Founder Makaila Haifa, Hida. (Foto: Fikar Azmy)

Obsessionnews.com – Menjadi berdaya adalah cita-cita yang diinginkan setiap perempuan, tak terkecuali bagi Ling Hida. Sempat mengalami kesulitan finansial selepas berpisah dengan suaminya, perempuan yang akrab disapa Hida ini menemukan inspirasi dari keinginan untuk memenuhi kebutuhannya saat hendak berumrah.

Berawal dari membuat baju untuk keperluannya selama di Tanah Suci, banyak orang yang kemudian meminta untuk dibuatkan baju serupa. Dari situlah brand Makaila Haifa bermula. Mengambil nama kedua putrinya sebagai penyemangatnya bekerja, Hida yang sebelumnya tidak punya pengalaman di bidang mode mendirikan label pertamanya pada 2018.

Ketertarikannya terhadap dunia fashion sebenarnya telah tumbuh sejak masa remaja. “Bagaimanapun, fashion adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, kondisi ini jadi krusial begitu saya dihadapkan dengan situasi sulit menjadi seorang single mom. Saya harus memikirkan mencari nafkah untuk anak-anak, sambil tetap menjaga mereka di rumah,” ujar Hida dikutip dari Majalah Women’s Obsession, Kamis (30/3/2023).

Bisnis yang kini telah berdiri selama lima tahun dan tanpa modal besar ini, memutuskan untuk dirinya berjualan pakaian buatannya secara online. Dibantu temannya sebagai model, pemotretan pun dilakukan sederhana berbekal sebuah ponsel saja, termasuk untuk konten di media sosial. Segala keterbatasan tidak menghalanginya untuk terus berusaha.

Hida bersyukur dirinya dipertemukan dengan perempuan-perempuan yang menjadikannya seperti sekarang ini. Pada awal merintis bisnis modest fashion, dia tidak hanya mendapat ilmu, tetapi juga support dari teman-teman komunitas. Mulai dari mengenal apa itu modest fashion, hingga cara branding berjualan secara online.

Dia pun tak pernah merasa sendirian di tengah banyaknya brand lokal di pasar Tanah Air. “Saya bergabung dengan komunitas-komunitas modest fashion. Tidak jarang ikut bazaar atau fashion show gratisan, sampai akhirnya sekarang bisa mengadakan show sendiri,” kenang Hida tentang perjalanan awal bisnisnya.

Pesatnya pertumbuhan Makaila Haifa hingga sebesar sekarang ini pun tidak terlepas dari peran komunitas. Hida bermimpi, kalau akhirnya bisa dan mampu berdiri di kaki sendiri, dia ingin melakukan sesuatu untuk orang lain, bermanfaat untuk orang lain, terutama perempuan. Kalau belum bisa berbuat banyak, setidaknya bisa memberikan support, agar perempuan tidak merasa sendirian.

Dengan visi untuk memberdayakan perempuan, Hida dan teman-temannya berinisiatif mendirikan komunitas We Got Your Back_Id (#WGYB_ID) pada 2019.

“Ada beberapa orang yang mau bergabung dan menawarkan diri apa saja yang bisa dikerjakan. Anggotanya saat ini ada di mana-mana, bahkan hingga ke Singapura. Karena setiap perempuan yang membeli produk Makaila Haifa, seperti kaus atau merchandise itu otomatis akan menjadi anggota We Got Your Back_Id,” tuturnya

Berbagai kegiatan pemberdayaan dilakukan #WGYB_ID, salah satunya mendukung perempuan yang bekerja di bidang penyedia jasa antar-jemput makanan selama pandemi. Komunitas ini juga pernah mengadakan acara melibatkan perempuan-perempuan yang bergelut sebagai tenaga kebersihan. Pada awal pandemi, melalui media sosial Instagram #WGYB_ID melakukan siaran langsung dengan beragam tema. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.