Selasa, 1 Desember 20

Hebat! PM Baru Lebanon Membentuk Kabinet Non Partai

Hebat! PM Baru Lebanon Membentuk Kabinet Non Partai
* PM baru Lebanon, Saad Harini. (Foto: ParsToday)

Hebat! Perdana Menteri (PM) baru Lebanon, Saad Hariri, mengatakan dirinya berkehendak membentuk kabinet pemerintahan yang terdiri dari para profesional non partai.

Seperti dilaporkan Kantor Berita resmi Lebanon, Ketua Gerakan al-Mustaqbal, Saad Hariri Kamis (22/10/2020), di pidato pertamanya usai ditunjuk sebagai perdana menteri baru Lebanon memutuskan untuk merealisasikan janjinya mencegah keruntuhan Lebanon yang mengancam ekonominya dan merekonstruksi kerusakan akibat insiden ledakan di pelabuhan Beirut.

“Saya berusaha membentuk pemerintahan yang terdiri dari tokoh profesional non partai di mana tugasnya adalah mereformasi ekonomi dan finansial bagi Lebanon dan fraksi utama di parlemen telah berjanji mendukung pemerintah untuk melaksanakan upaya tersebut,” papar Hariri.

Perdana menteri baru Lebanon ini menekankan pembentukan kabinet secepat mungkin.

Saad Hariri, mantan perdana menteri Lebanon dan ketua Gerakan al-Mustaqbal mendapat 65 suara dari total 120 suara anggota parlemen dalam voting yang digelar Kamis (22/10/2020). Dan dengan demikian ia ditunjuk untuk membentuk pemerintahan baru Lebanon.

Saat Hariri setelah ditunjuk untuk membentuk kabinet, bertemu dengan Presiden Michel Aoun dan Ketua Parlemen Nabih Berri.

Saad Hariri, ketua Gerakan al-Mustaqbal Lebanon selama lobi parlemen meraih suara yang diperlukan dan ditunjuk presiden untuk membentuk kabinet baru.

Seperti dilaporkan laman al-Ahed, Saad Hariri, mantan perdana menteri Lebanon dan ketua Gerakan al-Mustaqbal selama lobi parlemen yang digelar Kamis (22/10/2020) meraih 65 suara dari total 120 suara anggota parlemen dan dengan demikian ia resmi menjadi perdana menteri untuk membentuk kabinet baru negara ini.

Setelah voting suara anggota parlemen, Presiden Michel Aoun memanggil Saad Hariri dan menunjukkan sebagai perdana menteri untuk membentuk kabinet baru.

Selama lobi parlemen hari ini, 65 anggoata parlemen memilih Saad Hariri, 53 anggota lainnya termasuk wakil Fraksi Hizbullah menyatakan mereka tidak memiliki calon tertentu dan dua anggota lainnya tidak memberikan suara mereka.

4 Agustus 2020 terjadi ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut yang menewaskan 190 orang dan menciderai 6500 lainnya.

Menyusul insiden ini dan meletusnya krisis politik di Lebanon, Hassan Diab, perdana menteri negara ini mengundurkan diri dan Mustapha Adib ditunjuk parlemen sebagai perdana menteri untuk membentuk pemerintah negara ini.

Sementara itu, Mustapha Adib pada 26 September mengundurkan diri dari penunjukannya sebagai perdana menteri untuk membentuk kabinet baru negara ini. (ParsToday/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.