Sabtu, 13 Agustus 22

Gus Najmi Tegaskan PPP DKI Jakarta Apresiasi Penutupan Holywings

Gus Najmi Tegaskan PPP DKI Jakarta Apresiasi Penutupan Holywings
* Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany atau yang akrab disapa Gus Nazmi. (Foto: dok. pribadi)

Obsessionnews.com –  Promosi pemberian minuman beralkohol secara gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria yang dilakukan Resto dan Bar Holywings mencederai perasaan umat beragama. Sebagai buntut dari promosi yang viral tersebut  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah secara resmi mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings  di Jakarta.

 

Baca juga:

Wamenag Zainut Sesalkan Promosi Holywings yang Lukai Perasaan Umat Beragama

Kemenag Ajak Masyarakat Hindari Main Isu SARA dalam Promosi Produk

Soal Promo Miras Holywings, Fahira Idris: Meresahkan, Harus Ada Konsekuensi dan Sanksi

 

 

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany mengapresiasi langkah tegas Pemprov DKI Jakarta tersebut.  Menurutnya, langkah tersebut cermin dari pemerintahan yang taat kepada hukum.

“Langkah penutupan Holywings merupakan wujud pemerintahan dan kepemimpinan yang patuh kepada hukum. Mendahulukan integritas daripada profit,” tegas politisi muda yang akrab disapa Gus Najmi ini.

Menurutnya, penegakan hukum dan tindakan tegas terhadap Holywings yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta atas arahan Gubernur Anies  Baswedan juga menjadi sinyal, bahwa Anies memiliki sensitivitas dan keberpihakan terhadap keresahan masyarakat.

“Langkah tegas yang diambil oleh Pak Anies menjadi gambaran bahwa beliau dapat mengakomodir tuntutan masyarakat,” ujar Gus Najmi.

Dia juga mengimbau supaya para pengusaha utamanya anak-anak muda dan pelaku usaha untuk mematuhi regulasi yang ada, dan menghindari  promo usaha yang provokatif dan mengandung narasi perpecahan.

“Sebagai pengusaha, utamanya anak-anak muda, kita jangan hanya mengincar viral saja, tapi juga harus peka dan sensitif terhadap kehidupan masyarakat,” ujarny. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.