Selasa, 7 Juli 20

Gerindra Sebut Nasib Demokrat Bakal Jadi Gelandangan Seperti Aswatama

Gerindra Sebut Nasib Demokrat Bakal Jadi Gelandangan Seperti Aswatama
* Arief Puyono. (Foto: Telusur)

Jakarta, Obsessionews.com – Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono menyatakan keberadaan Partai Demokrat di Koalisi Indonesia Adil Makmur tidak begitu penting. Sebab sejak awal, dukungan dari Demokrat tidak diharapkan, hanya karena kasihan.

“Kita ajak koalisi cuma kita kasihan aja waktu itu. Sebab, nggak bisa ikut Pemilu 2024 kalau nggak ada yang mau koalisi,” kata Poyuono dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).

Poyuono menyebut sikap Demokrat saat ini seperti serangga undur-undur. Dia yakin Demokrat, setelah pemilu, tak akan mempunyai teman politik. Sebab, bukan hanya di koalisi pendukung Prabowo Subianto, Demokrat juga diyakini tidak diterima di koalisi Jokowi.

Ia mengibaratkan nasib Demokrat bakal seperti tokoh pendukung Kurawa, Aswatama, di mana dalam akhir peperangan Baratayudha Aswatama hidupnya menderita sebagai gelandangan yang tak dikenali masyarakat.

“Saya yakin nasibnya Demokrat akan seperti kayak tokoh Aswatama setelah Perang Bharatayudha, nggak diterima di mana-mana,” ucap Poyuono.

“Dan nanti juga oleh koalisi parpolnya Ibu Mega akan ditolak masuk koalisi dan nggak ada yang mau koalisi sama Demokrat tuh,” Poyuono menambahkan.

Diberitakan sebelumnya, Poyuono meminta DemokeDe keluar dari Koalisi Indonesia Adil Makmur pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Poyuono meminta Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tak bersikap seperti serangga undur-undur.

“Demokrat sebaiknya keluar saja dari Koalisi Adil Makmur. Jangan elitenya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya. Mau mundur dari koalisi aja pake mencla-mencle segala,” ucap Poyuono. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.