Senin, 19 April 21

Erick dan Cak Imin Berebut Kursi Ketum PSSI

Erick dan Cak Imin Berebut Kursi Ketum PSSI
* Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin. (Foto: Edwin B/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Edy Rahmayadi resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam Kongres PSSI di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Bali, Minggu (20/1/2019).

Untuk sementara Joko Driyono dipercaya sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum.

Edy Rahmayadi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 dalam Kongres PSSI yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/11/2016).  Ketika itu Edy mengalahkan Bernhard Limbong, Kurniawan Dwi Yulianto, Eddy Rumpoko, Moeldoko, dan Sarman.

Kemudian Edy memenangi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara pada 2018 lalu.

 

Baca juga:

Mengejutkan, Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI

Manajemen PSSI Bukan Manajemen Pabrik Roti

Sejarah Mencatat Persija Ikut Mendirikan PSSI

 

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Foto: Twitter @cakimiNOW)

Setelah Edy mundur kursi Ketum PSSI menjadi rebutan. Beredar beberapa nama yang ingin menjadi Ketum PSSI. Di antara nama-nama tersebut yang paling santer disebut adalah Erick Thohir dan Muhaimin Iskandar.

Erick  adalah pengusaha dan Ketua Komite Olimpiade Internasional (KOI). Ia pernah memiliki Inter Milan (Italia) dan mempunyai saham di Persib Bandung. Namanya semakin melambung ketika mendapat amanah sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019.

Sementara itu Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Wakil Ketua MPR. Cak Imin berterus terang berminat memimpin PSSI agar berprestasi di tingkat dunia.

“Saya siap memimpin PSSI biar beres, biar berprestasi, masuk gelanggang dunia,” tulis Cak Imin di akun Twitternya, Rabu (23/1).

Berbeda dengan Cak Imin, Erick memilih bersikap low profile. Erick mengaku heran dengan santernya pemberitaan dirinya sebagai kandidat Ketum PSSI.

“Saya waktu itu kan bilang, kalau disuruh memanage liga saya siap. Kalau masalah ketua umum PSSI, saya masih ada tugas sebagai Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf sampai April 2019,” tutur Erick kepada Obsessionnews.com di sela-selaacara Rabu Hijrah di Jl Patiunus, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Ketika ditanya apakah dia telah melakukan lobi dengan pengurus PSSI, Erick menjawab tegas,”Tidak.  tidak ada obrolan. Ssaya kan di sini enggak tau juga.”

Erick meminta jangan ada perpolitikan dalam sepak bola tanah air. “Kalau kita mau dengan sama berprinsip tidak ada main-main curang, profesional, transparan, tidak berpolitik di Indonesia, inysa Allah sepak bola bisa maju,” tegasnya. (Iqbal/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.