Jumat, 27 Mei 22

Efek yang Ditimbulkan Kratom 13 Kali Kekuatannya dari Morfin

Efek yang Ditimbulkan Kratom 13 Kali Kekuatannya dari Morfin
* Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji, Polda Kalbar, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kalbar, dan kabupaten/kota di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (5/11/2019). (Foto: BNN)

Pontianak, Obsessionnews.com — Tanaman kratom yang saat ini banyak diperbincangkan karena termasuk dalam jenis narkotika, ternyata tumbuh subur di daerah Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya di daerah Kapuas Hulu. Kultivasi tanaman tersebut bahkan menjadi penghasilan alternatif bagi masyarakat setempat. Hal tersebut kemudian akhir-akhir ini menjadi polemik di tengah masyarakat, khususnya Kalbar, sebagai daerah penghasil.

Berangkat dari polemik itu Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji, Polda Kalbar, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kalbar, dan kabupaten/kota di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (5/11/2019).

Dikutip dari siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Rabu (6/11), dalam kesempatan tersebut Sutarmidji mengatakan, pihaknya akan mendorong agar kratom yang dibudidayakan oleh masyarakat di Kalbar bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan farmasi dan kedokteran. Menurutnya, harus ada kajian dan penelitian lebih jauh terkait dengan penggunaan kratom agar potensi ini dapat dimanfaatkan tanpa melanggar aturan yang berlaku.

Namun, BNN menyatakan akan ada masa transisi sampai dengan tahun 2022 terkait dengan budidaya kratom yang dilakukan masyarakat. Artinya ke depan akan dipikirkan bersama untuk mencari komoditi pengganti agar masyarakat yang telah membudidayakan kratom tidak kehilangan mata pencaharian saat peredaran kratom nantinya benar-benar dilarang di Indonesia.

“Kenapa ini kita lakukan, karena berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Profesor Asep dari ITB, bahwa efek yang ditimbulkan kratom 13 kali kekuatannya dari morfin. Jika ini tidak kita antisipasi, jelas bisa disalahgunakan,” ujar Kepala BNN Heru Winarko.

Apa yang dilakukan BNN, lanjutnya, semata-mata untuk melindungi generasi bangsa ini dari bahaya narkotika. Karena semakin hari semakin banyak jenis narkotika baru yang beredar di tengah masyarakat, dan hal itu mengancam masa depan generasi bangsa ini. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.