Senin, 21 September 20

Dukun Palsu ini Berulang Kali Setubuhi Gadis SMA

Dukun Palsu ini Berulang Kali Setubuhi Gadis SMA
* Ilustrasi pencabulan. (Foto: istimewa).

Merangin, Obsessionnews.com – Sungguh malang gadis SMA berinisial MI (17), berniat hajatannya dipenuhi, ia justru menjadi korban pencabulan oleh dukun palsu bernama Poli (37). Kasus tindak asusila kembali terjadi di Kabupaten Merangin, Jambi.

Poli tak lain adalah orangtua rekannya sendiri. Kejadian pencabulan yang dialami MI ini dialaminya selama satu minggu dan dilakukan oleh pelaku di dua lokasi berbeda selama tiga kali. Menurut keterangan Poli pencabulan yang dia lakukan itu tidak ada pemaksaan. Atas keinginan bersama.

“Saya akui sudah tiga kali melakukan hubungan suami istri dengan korban tapi itu saya tidak maksa. Saya hanya bilang ke dia (korban) jika itu salah satu syarat yang harus dilakukan,” terang Poli di Polres Merangin, Senin (17/9/2018).

Dia juga menceritakan bagaimana pertama kali kenal dengan korban. Ia mengaku korban minta agar bisa diberi ilmu pelet setelah diputus pacarnya. Poli menyanggupin keinginan MI dengan syarat dirinya mau diajak untuk melakukan hubungan itim.

“Ya, dia itu teman anak saya masih duduk dibangku sekolah, saat itu dia ada masalah dengan pacarnya dan minta bantu saya untuk dipelet biar pacarnya itu kembali kepadanya,” katanya

“Ya saya bilang akan saya coba membantunya, korban mempercayainya hingga dia juga mau melayani hubungan layaknya suami istri dengan saya,” timpalnya.

Poli pun diamankan warga, bahkan pelaku sempat dipukuli jadi bulan-bulanan warga pascakeluarga korban mengetahui kejadian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Merangin Iptu Khairunas membenarkan adanya pelaku pencabulan yang diamankan warga.

“Pelaku saat sudah kita amankan di Mapolres Merangin untuk proses penyidikan. Kita juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti salah satunya celana dalam milik korban yang disimpan pelaku,” jelas Khairunas. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.