Senin, 8 Agustus 22

Dompet Dhuafa dan BNPB Kerja Sama Atasi Bencana Perkotaan

Dompet Dhuafa dan BNPB Kerja Sama Atasi Bencana Perkotaan
* Acara tasyakuran Milad 29 Dompet Dhuafa di halalam parkir Gedung Philantrophy Dompet Dhuafa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

Obsessionnews.com – Dompet Dhuafa menggelar acara tasyakuran Milad 29 Dompet Dhuafa di halalam parkir Gedung Philantrophy Dompet Dhuafa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).

Pada kesempatan ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut hadir mengapresiasi kinerja kemanusiaan para amil dan relawan Dompet Dhuafa. Sekaligus pada acara ini, Dompet Dhuafa dan BNPB sepakat bekerja sama untuk meningkatkan penanggulangan bencana di perkotaan. Dalam istilah ini disebut UDM (Urban Disaster Management).

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi dan Direktur Dakwah Budaya dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji serta Direktur Business & Operations Support Dompet Dhuafa Prima Hadi Putra melakukan penandatanganan kerja sama UDM. Kesepakatan KolaborAksi ini disaksikan oleh Inisiator dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Parni Hadi dan Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo.

Baca juga: Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Program THK

Tidak hanya itu, seluruh jajaran pengurus, direksi, general manager, senior officer, karyawan, relawan Dompet Dhuafa hingga amil-amil Dompet Dhuafa yang berada di seluruh cabang dalam dan luar negeri juga turut menyaksikan gagasan luar biasa ini.

Dalam keterangan tertulis Dompet Dhuafa yang diterima obsessionnews.com, Selasa (5/7), Prasinta menyampaikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa, khususya unit program Disaster Management Center Dompet Dhuafa, atas dedikasinya terhadap kemanusiaan dan penanggulangan kebencanaan.

Ia menegaskan, bencana adalah urusan semua pihak, baik oleh pemerintah pusat, daerah, kementerian, lembaga-lembaga, pengusaha, akademisi, NGO, dan para pemegang kepentingan. Semuanya harus ikut memastikan bahwa pengelolaan risiko bencana menjadi tanggungjawab bersama.

Baca juga: Dompet Dhuafa Pastikan Hewan yang Bakal Dikurbankan Bebas Penyakit

“Apresiasi kami berikan kepada Dompet Dhuafa, khususnya Disaster Management Center Dompet Dhuafa, yang sampai saat ini terus aktif dalam program penanganan bencana mulai dari mitigasi bencana, saat bencana, hingga paska bencana,” ujar Prasinta.

Menurut dia, pengelolaan risiko bencana menjadi tanggungjawab bersama supaya berkurang secara substansial risiko bencana dan hilangnya nyawa, penghidupan, kesehatan, serta hilangnya aset aset ekonomi, sosial dan budaya yang dimiliki oleh orang perorangan, usaha bisnis, masyarakat dan negara.

Shonhaji menambahkan, orang-orang banyak berbondong-bondong pindah ke kota. Perkotaan kini pun semakin padat, sehingga potensi bencana di perkotaan semakin tinggi.

“Kondisi masyarakat di perkotaan dengan istilah Pak Kumis, yaitu Padat Kumuh dan Miskin. Kemiskinan dan keterbatasan ilmu pada masyarakat akan berdampak pada berbagai macam bencana yang bukan hanya bencana peristiwa alam saja,” ujar Shonhaji.

Baca juga: Dompet Dhuafa Targetkan 10 Juta Penerima Manfaat di Ramadhan 1443 H

Terdapat tiga hal yang akan dilakukan oleh Dompet Dhuafa sesuai dengan trilogi yang telah dicetuskan, yakni membangun desa-desa wisata supaya desa dapat tumbuh berkembang dan kembali menarik bagi masyarakat. Kemudian yang kedua mengatasi kemiskinan dan kesenjangan masyarakat yang ada di kota. Yang ketiga adalah menanggulangi bencana-bencana perkotaan melalui program unit DMC Dompet Dhuafa yang akan selalu bergandeng tangan bersama BNPB.

“Di sinilah peran DMC mengambil peran bersama Dompet Dhuafa untuk terlibat dalam penanganan masyarakat kemiskinan perkotaan. Hari ini dalam rangka milad DD yang ke-29, #KolaborAksiUntukNegeri, kita mengambil peran untuk penanggulangan kemiskinan masyarakat perkotaan,” ucapnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.