Kamis, 26 Mei 22

Dirgantara Indonesia Sepakat Jual Pesawat ke Dua Negara Afrika

Dirgantara Indonesia Sepakat Jual Pesawat ke Dua Negara Afrika
* Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Elfien Goentoro menandatangani Framework Agreement penjualan 2 unit pesawat dengan negara Senegal dan Pantai Gading dalam acara Indonesia-Africa Forum (IAF) 2018 di Bali. (Foto: Twitter @officialptdi)

Bali, Obsessionnews.com – Indonesia-Africa Forum (IAF) 2018 masih berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali.  Acara tersebut  digelar pada 10-11 April 2018.

IAF  merupakan platform bagi pemerintah dan pelaku usaha Indonesia-Afrika untuk mengeksplorasi dan meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan serta mempromosikan investasi dan kerja sama teknis dengan negara kawasan Afrika.

Salah satu perusahaan penerbangan yang dimiliki pemerintah, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), turut mengambil bagian tersebut dalam ajang IAF 2018 ini.

Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Elfien Goentoro telah  menandatangani Framework Agreement untuk penjualan dua unit pesawat dengan negara Senegal dan Pantai Gading senilai USD 75 juta.

Elfien Goentoro dan A.D. Trade Belgium Company sebagai business partner dari Pemerintah Senegal dan Pantai Gading menandatangani Framework Agreement untuk penjualan 2 (dua) unit pesawat NC212-200 Maritime Surveillance Aircraft (MSA) dan 1 (satu) unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) kepada Angkatan Udara Senegal, serta 1 (satu) unit CN235-220 Military Transport kepada Angkatan Udara Pantai Gading,” tulis akun IG @officialptdi, Rabu (11/4).

PTDI juga merupakan sebagai salah satu industri strategis dalam negeri yang produknya telah digunakan di negara-negara Afrika

Keikutsertaan PTDI dalam ajang ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan produk-produk unggulan PTDI, seperti pesawat CN235-220, NC212i dan N219 dan meningkatkan potensi ekspor Indonesia ke Afrika. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.