Minggu, 2 Oktober 22

Di Wilayah Terpencil, Dukcapil Jemput Bola Layani Adminsitrasi Kependudukan di Papua

Di Wilayah Terpencil, Dukcapil Jemput Bola Layani Adminsitrasi Kependudukan di Papua
* Tim GISA Dukcapil melayani administrasi kependudukan di Papua. (Foto: Ist)

Obsessionnews.com – Komitmen Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjemput bola melayani urusan administrasi kependudukan di wilayah 3T terbukti tidak main-main. Dari 5 Tim GISA 3T yang dipersiapkan, 3 tim telah berangkat dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menuju Papua sejak Senin (15/8/2022) dini hari.

 

Baca juga: 

Dukcapil Beri Layanan Masyarakat di AOE 2022

Enam Bulan, Dukcapil Tingkatkan Kapasitas Lebih 25.000 Aparatur

Dukcapil Gerak Cepat Terbitkan Akta Kematian Jemaah Haji yang Meninggal Dunia

 

 

Mereka masing-masing membawa bagasi seberat lebih 50 kg, terdiri 1 set peralatan mobile endrollment kit, 1 outer (2.000 keping) blangko KTP, 1 set ribbon dan film serta 200 buah bendera merah putih kecil untuk dibagikan kepada masyarakat Papua, sekaligus memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

Tim I tujuan Kabupaten Paniai terdiri dari Bastian J. Seimahuira dan Usep tiba di Bandara Mozes Kilangin di Timika, Senin pukul 08.24 WIT. Dari Timika ke Paniai yang berjarak 101 km harus ditempuh dengan pesawat perintis. Itu pun keberangkatan pesawat ke Bandara Enarotali tergantung cuaca di Bandara Mozes Kilangin.

“Jam 12 siang baru ada pesawatnya. Saat ini cuaca sudah mulai hujan deras. Semoga semuanya bisa berjalan lancar dan aman,” kata Bastian di Timika, Papua, Senin pukul 09.13 pagi.

Sementara Tim II dan III tujuan Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kepulauan Yapen telah tiba di Bandara Dortheys Hiyo Eluay di Sentani, Jayapura sekitar pukul 08.00 WIT.

Selanjutnya Tim II terdiri dari Ipung dan Khadafi tujuan Mamberamo Tengah harus transit dan pindah pesawat menuju Wamena berjarak 244 km dari Jayapura.

“Tim Mamberamo Tengah sudah mendarat di Wamena dan disambut Pak Kadis Angki, dan Bu Anita perwakilan dari Disdukcapil Provinsi Papua,” kata Ipung melaporkan dari Wamena.

Sedangkan Tim III terdiri dari Walter Edward Malau dan Khadafi tujuan Kepulauan Yapen juga harus transit dan bersiap pindah pesawat menuju Biak Numfor berjarak 552 km dari Jayapura.

Tiba di Bandara Frans Kaisepo, Senin pukul 10.00, Tim Yapen harus menginap semalam di Biak, menunggu lanjutan penerbangan Selasa (16/8/2022) pagi menuju Serui, Kabupaten Yapen yang berjarak 98 km.

Dari Kabupaten Paniai, sejak Selasa pagi buta, Tim I GISA 3T dipimpin Bastian Seimahuira melaporkan bergerak ke Distrik Paniai Timur untuk jemput bola di sana.

“Situasi Kamtibmas aman terkendali. Semoga semua berjalan lancar dan aman,” kata Bastian.

Direktur Dafduk David Yama yang terus memonitor pergerakan Tim GISA 3T ke Papua dan memberi masukan kepada semua anggota tim agar terus menjaga kesehatan.

“Atur waktu istirahat, terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, enjoy dan kompak, makan tepat waktu, sertan jangan lupa minum vitamin,” ujar Yama.

Dia juga meminta tim lanjutan tujuan Kabupaten Jayawijaya dan Nabire yang berangkat Senin (22/8/2022) dan Selasa (23/8/2022) pekan depan agar bersiap dan tetap menjaga kesehatan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh dalam arahannya meminta saat 17 Agustus 2022 agar tim yang bertugas untuk mengikuti upacara dan membagikan bendera Indonesia sebagai salah satu upaya menyukseskan program Kemendagri yang dimotori oleh Ditjen Polpum untuk membagi 10 juta bendera.

“Ini gambaran bagaimana upaya kita meningkatkan nasionalisme, merawat kebangsaan, mengisi kemerdekaan dengan langkah-langkah yang nyata sekaligus¬† meningkatkan kualitas nasinalisme dan menggelorakan semangat kebangsaan,” tukas Zudan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pun selalu mengarahkan agar seluruh layanan adminduk terselenggara dengan baik di seluruh penjuru negeri, termasuk wilayah 3T yang jauh dari akses pelayanan adminduk. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.