Sabtu, 31 Oktober 20

Di Tengah Serangan Covid-19, Perhimpunan INTI Tak Ada yang Kabur ke Luar Negeri

Di Tengah Serangan Covid-19, Perhimpunan INTI Tak Ada yang Kabur ke Luar Negeri
* Ilustrasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)

Jakarta, Obsessionnews.comDi tengah serangan virus Corona (Covid-19) yang melanda Indonesia, ada saja nada sumbang yang beredar di publik soal banyaknya warga Indonesia keturunan Tionghoa sibuk pergi meninggalkan Indonesia. Hal itu dikarenakan mereka takut terpapar virus yang ganas ini di Indonesia. Namun hal itu tak berlaku bagi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal INTI Candra Jap mengaku pernah mendengar isu semacam itu. Namun dia memastikan, teman-temannya masih berada di Indonesia, bahkan mengikuti anjuran dari pemerintah, yakni harus tinggal di rumah.

“Itu juga sering saya dengar. Namun saya sendiri kroscek ya tetangga dan teman saya masih berada di rumah masing-masing,” ujar Candra saat dihubungi tim obsessionnews.com, Kamis (30/4/2020).

Di daerah Muara Karang dan Pluit, Jakarta Utara misalnya. Dia mengaku teman dan tetangganya masi tetap di rumah, tak ada yang pergi ke luar negeri.

“Saya semua tidak ada yang ke luar negeri. Semua masih di rumah. Bahkan pengurus INTI banyak yang bilang kita mau mengerjakan apa? Jadi saya sendiri bingung banyak yang bilang warga tionghoa kabur ke luar negeri. Sampai saat ini saya belum menemukannya,” ungkap Candra.

Bahkan di tengah serangan Covid-19 ini, Perhimpunan INTI justru membantu masyarakat yang terdampak virus yang sangat ditakutkan ini.

Perhimpunan ini melakukan kegiatan amal di berbagai tempat atau daerah di Indonesia. Dia menjelaskan, INTI sangat sibuk sekali melakukan bakti sosial dari awal Maret 2020 dengan membagikan masker, menyalurkan alat pelindung diri (APD) untuk rumah sakit di seluruh Indonesia.

“Sudah kurang lebih satu juta masker yang kita bagikan,” ungkap Candra.

Dia mengaku komunitasnya sudah banyak membagikan masker ke rumah sakit di Jakarta. “Yang paling banyak kita salurkan itu adalah ke rumah sakit rujukan, seperti RSPAD, Tarakan, Persahabatan. Sudah tak terhitung kita salurkan,” ucapnya.

Tak hanya di Jakarta, INTI juga menyalurkan alat kesehatan untuk penanganan Covid-19 ini ke luar Jakarta. “Di pinggiran Jakarta pun kita salurkan, seperti Depok, Tangerang, Bekasi rata-rata sudah kita bagikan, yakni APD, Masker N95, sarung tangan, hampir setiap hari kita bagikan,” bebernya.

Tidak sampai di situ, INTI juga melakukan pendidikan kepada masyarakat Indonesia tentang virus Corona ini. “Selain itu kita memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara pencegahan penyebaran Corona, seperti mencuci tangan, menyarankan memakai masker, itu setiap hari kita kerjakan,” tutur Candra.

Menurut dia, masalah Covid-19 ini bisa teratasi dengan baik kalau masyarakat Indonesia selalu bergandeng tangan dan mengikuti semua imbauan dari pemerintah. Sebab mereka sebagai garda depan membutuhkan waktu untuk menyelesaikan permasalah ini.

Untuk itu saat ini yang tepat dilakukan adalah saling mengingatkan dan peduli dengan seksama. “Jadi buat saya, buat teman-teman yang masih bisa tinggal di rumah, tetaplah di rumah. Untuk yang tak bisa tetap di rumah pakailah alat pelindung yang baik. Jangan khawatir kalian tidak sendiri. Jadi tetap semangat, tetap berjaya pemerintah kita dalam menghapi ini semua,” pungkasnya. (Poy/Gia)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.