Kamis, 6 Agustus 20

Di Masa Pandemi Covid-19, IPC Pastikan Pembangun Terminal Kijing Terus Berjalan

Di Masa Pandemi Covid-19, IPC Pastikan Pembangun Terminal Kijing Terus Berjalan
* Pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. (Foto: IPC)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pelabuhan Indonesia II atau Indonesia Port Corporation (IPC) memastikan pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat terus berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, dan diharapkan bisa selesai pada kuartal keempat tahun ini.

“Pekerjaan itu meliputi pembangunan dermaga, trestle (jalan penghubung antara area darat dan terminal), pengerasan tanah area darat, pembangunan gedung kantor, serta bangunan pendukung lainnya di pelabuhan,” ujar Direktur Utama IPC Arif Suhartono di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Hingga semester I tahun 2020, pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat sudah 55% dan menyerap dana investasi sebesar Rp2,37 triliun. Biaya pembangunan Terminal Kijing tahap pertama dianggarkan sebesar sebesar Rp5 triliun.

“Dana tersebut digunakan antara lain untuk pengadaan tanah, pembangunan fisik terminal, dan biaya kegiatan pembangunan fasilitas pendukung lainnya” tutur Arif.

Dia berharap, pembangunan tahap I selesai sesuai rencana, dan bisa mulai diujicobakan pada kuartal keempat tahun ini.

Untuk diketahui, Terminal Kijing merupakan pengembangan dari Pelabuhan Pontianak, yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Terminal Kijing diproyeksikan menjadi kawasan pelabuhan terbesar di Kalimantan, dan akan menjadi salah satu pelabuhan hub di Indonesia.

Luas kawasan pelabuhan ini mencapai 200 hektar, meliputi area terminal di sisi laut, trestle sepanjang 3,5 Kilometer, serta area kantor dan sarana pendukung pelabuhan lainnya di sisi darat.

Sebagai pelabuhan hub, Terminal Kijing dirancang untuk mampu melayani kapal kontainer ukuran besar dengan kapasitas di atas 10 ribu TEUs. Terminal peti kemasnya sendiri dibangun dengan kapasitas 2 juta TEUs per tahun.

Nantinya Terminal Kijing akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus, yang diharapkan akan mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi khususnya di Kalimantan Barat. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.