Sabtu, 16 Oktober 21

Demam Berdarah Serang Bima

Demam Berdarah Serang Bima

Bima, Obsessionnews – Di musim hujan ini banyak penyakit menyerang warga Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni demam berdarah, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), dan malaria. Di Puskesmas Wawo, misalnya, sejumlah anak dan remaja dirawat karena terserang demam berdarah, ISPA, dan malaria.

Kepala Puskesmas Wawo Masturudin mengatakan, pada minggu pertama Februari 2015 jumlah pasien yang dirawat meningkat drastis dibandingkan bulan sebelumnya. Yang menjadi perhatian masyarakat adalah penyakit demam berdarah. Sebelumnya tahun lalu tak ditemukan kasus demam berdarah.

“Sebanyak 8 orang diduga terjangkit demam berdarah. Karena terbatasnya peralatan di Puskesmas Wawo, mereka dirujuk ke RSUD Bima untuk dirawat dan dites darahnya,” kata Masturudin kepada obsessionnews.com, Rabu (4/2).

Tim petugas dari Puskesmas Wawo sering turun ke lapangan untuk mengingatkan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Setiap bulan tim Puskesmas Wawo dan pemerintah desa melakukan sosialisasi tentang bahaya penyakit di musim hujan. Puskesmas Wawo memberikan bubuk abatenisasi kepada warga untuk mengatasi demam berdarah dan penyakit-penyakit lain.

“Kesadaran masyarakat Wawo untuk memeriksakan kesehatannya cukup tinggi. Ketika menyadari ada gejala nggak enak badan, mereka langsung memeriksakan diri ke Puskesmas. Dengan demikian mereka cepat diobati,” kata kata Masturudin.

Puskesmas Wawo telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bima terkait serangan demam berdarah. Dalam waktu dekat pihak Dinkes bersama dengan tim dari Puskesmas Wawo akan meninjau lingkungan masyarakat.

Marturuddin berharap masyarakat ikut memahami berbagai penyakit di musim pancaroba ini, termasuk demam berdarah. Masyarakat harus sadar akan kebersihan lingkungan dan bahaya dari budaya hidup tidak sehat.

Beberapa wanita yang menjenguk pasien di Puskesmas Wawo mengatakan, cara paling tepat mencegah demam berdarah adalah melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3 M, yakni menguras semua tempat penampungan air, menutup rapat tempat air, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air.

Secara nasional sepanjang 2009-2014 demam berdarah telah merenggut nyawa 3.453 orang. Ini menunjukkan demam berdarah salah satu penyakit yang mematikan dan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan harus secepatnya mengatasi penyakit ini.(Yuli)

Related posts