Selasa, 23 April 19

Datascrip dan FARO Technologie Bahas Perkembangan Teknologi 3D Laser Scanner

Datascrip dan FARO Technologie Bahas Perkembangan Teknologi 3D Laser Scanner
* FARO Technologie Inc, perusahan teknologi 3D untuk pengukuran dan pemindaian, bersama pt. Datascrip menggelar Faro 3D User Conference Asia Pacific di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (17/7/2018). (Foto: Iqbal/Obsession Media Group)

Jakarta, Obsessionnews.com – FARO Technologie Inc, perusahan teknologi 3D untuk pengukuran dan pemindaian, bersama pt. Datascrip menggelar Faro 3D User Conference Asia Pacific di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Konferensi berkelas internasional ini membahas tren dan perkembangan teknologi produk pemindaian terestrial 3D, permaslahan dan solusinya, serta pemaparan dari para ahli dan praktisi tentang informasi terbaru, pengalaman, dan potensi teknologi 3D laser scanner di berbagai bidang. Karena saat ini pemerintah sedang melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah sebagai salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Perencanaan pembangunan secara berkesinambungan membutuhkan dokumentasi area, bangunan atau struktur dalam wujud 3 dimensi (3D). Dokumentasi dengan menggunakan pemindai laser 3D sangat dibutuhkan, khususnya ketika melakukan survei secara detail, bahkan untuk struktur bangunan yang paling kompleks sekalipun.

Teknologi pemindaian terestrial 3D yang berkembang saat ini membuat dokumentasi ruang atau area jadi lebih efisien, efektif, akurat dan presisi. Selain efisien dalam segi biaya dan waktu pengerjaan, teknologi 3D laser scanning memiliki data informasi yang lebih sehingga analisa dan aplikasinya sangat luas.

“Semua mengenai dokumentasi 3D dibahas tuntas di dalam konferensi ini untuk memberikan gambaran khususnya mengenai teknologi survei serta konstruksi di masa mendatang. Data 3D dapat diterapkan di berbagai bidang seperti pemindaian volumetrik, bencana, aplikasi asuransi dan juga bangunan bersejarah. Teknologi pemindain terestrial 3D tidak hanya untuk mengukur data, namun juga untuk menganalisa data dan pengembangan yang lebih baik,” ujar Division Director pt. Datascrip Mary T. Oetomo.

Berdasarkan data dari ARC Market Analysis disebutkan pasar pemindaian 3D diperkirakan akan mencapai USD 2,3 miliar pada tahun 2021, dengan Building Information Modelling (BIM) di industri konstruksi menjadi kontributor utama. (Iqbal)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.