Rabu, 30 September 20

Dampak Pandemi Covid-19 di Indonesia, Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32%

Dampak Pandemi Covid-19 di Indonesia, Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32%
* Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: FB Sri Mulyani)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, stabilitas sistem keuangan April, Mei, dan Juni 2020 dalam kondisi normal, meskipun kewaspadaan tetap terus ditingkatkan.⁣⁣⁣

 

Baca juga:

Sri Mulyani Berharap Signature Park Menghasilkan Manfaat Ekonomi

Sri Mulyani: Pandemi Covid-19 Bukanlah Cerita Indah

BNI Life Serahkan Klaim Rp735 Juta kepada Ahli Waris Nasabah Meninggal Karena Covid-19

⁣⁣⁣
Sri menyampaikan hal ini pada konferensi pers bersama Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk memberikan update kondisi stabilitas sistem keuangan triwulan II, Rabu (5/8/2020).⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Dikutip obsessionnews.com dari akun Facebooknya, Kamis (6/8), Sri menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Q1 sebesar 2,97%. Hal ini menunjukkan pandemi Covid-19 telah mempengaruhi aktivitas ekonomi nasional. Pertumbuhan mengalami minus 5,32% dikarenakan kegiatan ekonomi mengalami penurunan cukup tajam di bulan April dan Mei. Namun pada Juni terlihat telah terjadi pembalikan dari tren dimana mulai tumbuh kembali dan diharapkan hal ini bisa dijaga di Q3.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
“Memperhatikan dinamika ekonomi dan potensi dampaknya terhadap sistem keuangan, KSSK akan terus bersama-sama memformulasikan dan mendesain kebijakan untuk mengurangi dampak negatif pandemi Covid-19,” ujar Sri.

KSSK, lanjutnya, akan terus bekerja menjaga stabilitas sistem keuangan dan pada saat yang sama tetap mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN).
⁣⁣⁣
Sri mengungkapkan, pemerintah akan melakukan berbagai langkah inisiatif percepatan program PEN.⁣⁣⁣
Pemerintah akan memberikan tambahan bantuan keringanan biaya listrik untuk industri sehingga sektor industri cukup membayar tagihan sesuai pemakaian tanpa dikenakan minimum tagihan (abudemen) seperti biasa. Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp3,1 T. Diharapkan sektor pariwisata dan manufaktur akan dapat memanfaatkan fasilitas ini. ⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Selain itu pemerintah akan memberikan insentif pajak berupa tambahan diskon cicilan PPh 25 dari 30% ke 50%.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Program bantuan sosial juga akan kembali diperluas baik jangkauan maupun bentuk bantuannya. Pemerintah akan memberikan tambahan bantuan beras untuk 10 juta kelompok Penerima Progran Keluarga Harapan (PKH) total Rp4,6 Triliun, Bantuan Tunai Rp500 ribu untuk penerima Kartu Sembako di luar PKH total Rp5 Triliun, Ketahanan Pangan dan Perikanan total Rp1,5 Triliun, Bantuan Produktif untuk 12 juta UMKM (Rp2,4 jt per UMK) dengan total Rp28 Trilun. ⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
“Pemerintah juga sedang mengkaji bantuan gaji Rp 600 ribu untuk 4 bulan bagi 13 juta pekerja, dengan total anggaran sebesar Rp31,2 triliun,” ujar Sri.
⁣⁣⁣
Pemerintah pun akan terus mendorong seluruh belanja Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, maupun sektoral di kuartal 3 dan 4 agar dapat mengakselerasi program PEN.
⁣⁣⁣
Itikad baik ini harus dilaksanakan secara gotong royong, diawasi bersama, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
⁣⁣⁣
“Beberapa indikator menunjukkan harapan akan pembaikan aktivitas ekonomi dan inilah yang akan kami tingkatkan momentumnya,” tegasnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.