Minggu, 5 Februari 23

Damien Membuat Film Pakai Kamera Handphone

Damien Membuat Film Pakai Kamera Handphone
* Damien Dematra bersama para siswa.

Jakarta, Obsessionnews – Sutradara peraih ratusan penghargaan internasional Damien Dematra mengatakan dalam diskusi film bersama para pelajar SMP Global Islamic Schools di Serpong, Tangerang, Banten, bahwa membuat suatu film berkualitas itu gampang.

“Siapa bilang membuat film itu susah? Dengan teknologi yang sudah begitu maju, setiap orang termasuk para siswa SD dan SMP dapat membuat film dengan mudah. Tidak diperlukan kamera yang mahal, cukup dengan handphone saja, film bisa bagus. Yang penting adalah the person behind the gun atau orang di belakang kamera,” ujar Damien kepada Obsessionnews.com, Selasa (22/3/2016).

Diskusi ini diadakan dalam rangkaian acara International Film Festival for Women, Social Issues and Zero Discrimination (IFFWSZ) 2016 yang masih berlangsung dari tanggal 6 Maret sampai dengan 30 Maret nanti.

Menurut Damien, founder dan director IFFWSZ, yang penting adalah kreatifitas. Faktanya, beberapa film pemenang di ajang festival besar seperti Sundance Film Festivals, festival IFFWSZ telah menggunakan kamera handphone dalam proses shooting-nya.

Diharapkan kemajuan teknologi yang pesat ini dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk menghasilkan karya-karya kreatif yang mendunia.

Dalam menanggapi pertanyaan para siswa tentang impian membuat film di usia dini. Ia menjelaskan, usia bukan lagi menjadi halangan. Impian dapat segera terwujud menjadi kenyataan apabila ada kemauan dan kesempatan.

Damien-Mengajar-di-Global
Bikin film itu mudah, kata Damien Dematra.

Damien mencontohkan, putrinya Natasha Dematra telah berhasil membuat film cerita panjang dalam usia 10 tahun dan hingga kini masih tercatat secara resmi sebagai Sutradara Perempuan Termuda di Dunia.

Selain itu, Damien juga menyatakan komitmennya untuk siap membimbing anak-anak usia muda ini untuk membuat film dan siap bersaing dengan para sineas mancanegara dalam ajang festival film IFFWSZ di tahun-tahun mendatang.

Festival berskala internasional ini telah mengadakan Malam Penganugerahan di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI). Festival ini telah memilih 75 film pemenang dari 425 film yang berasal dari lima benua. Tujuan festival ini sendiri dikarenakan masih minimnya kepedulian masyarakat internasional dan nasional akan isu-isu kesetaraan gender, isu sosial dan anti diskriminasi. Festival ini berharap dengan banyaknya film bertema inspiratif tersebut dapat membuat dunia menjadi lebih baik.

“Dengan adanya festival berskala internasional seperti ini, saya harap nama Indonesia makin diharumkan dan juga sineas-sineas dunia dapat terinspirasi untuk membuat film-film yang dapat menginspirasi semua generasi terutama generasi muda. Menonton film yang tepat, saya yakin manusia dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Damien yang pernah membuat film tentang Barack Obama, Buya Syafii Maarif dan Gus Dur ini.

Penghargaan bagi para pemenang pernah diberikan IFFWSZ, di antaranya kepada Menteri Sosial Dra. Khofifah Indar Parawansa, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., dan Direktur Utama LPP RRI Dra. Rosarita Niken Widiastuti MSi. sebagai Tokoh Perempuan Pembawa Perubahan.

Di samping itu, penghargaan internasional lainnya kepada para sineas mancanegara yang hadir telah diserahkan oleh Penasehat DKR Lily Wahid, Artis Erna Santoso, Artis Roro Fitria, Tiara Savitri, Dedeh Kurniasih, Abah Ukam dan Duta Perempuan Natasha Dematra. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.