Selasa, 21 Januari 20

Cunca Wulang, Cantiknya Air Terjun dan Tebing nan Menjulang

Cunca Wulang, Cantiknya Air Terjun dan Tebing nan Menjulang
* air terjun di Desa Wersawe, Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Namanya Cunca Wulang. (Foto: dok. OMG)

Jika Anda sudah puas “bermain” dengan komodo dan memanjakan mata di Pantai Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), cobalah bergeser sekitar  30 kilometer ke arah timur, maka akan ada keelokan lain menanti berupa air terjun di Desa Wersawe, Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Namanya Cunca Wulang. Bila diartikan ke dalam bahasa Indonesia, Cunca dan Wulang berarti air terjun dan bulan.

Air Terjun Cunca Wulang ini terdapat di kawasan hutan Mbeilling yang berada di ketinggian 200 meter di atas permukaan laut, sehingga udara di sekitar pasti lebih terasa sejuk.

Dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar satu jam perjalanan via kendaraan bermotor dari Labuan Bajo, Anda sudah mendekati kawasan Cunca Wulang. Tapi sebelum sampai ke tujuan, ada satu desa yang kita lewati untuk menuju ke sana, namanya Desa Wersawa. Oh ya, selama perjalanan Anda sudah disuguhi keindahan perkebunan alami mulai dari kebun pisang, vanilla, kopi, kacang dan coklat yang mirip dengan hutan hujan yang lebat.

Memang, butuh kerja keras untuk menuruni perbukitan sejauh 4 km untuk tiba di Cunca Wulang. Tapi bagi wisatawan sejati, itu tidak masalah untuk menembus spot yang indah dan menawan. Toh,  tak perlu khawatir juga karena trek yang dilewati cukup mudah. Semua akan terlupakan begitu tiba di area air terjun, di mana seketika desir aliran air lembah sungai yang jernih dan batu-batuan dengan formasi unik  di sela-sela air terjun pun langsung menyapa kita.

Mandi di air jernih? Silakan saja. Karena air terjun ini setia mengalirkan air segarnya ke kolam-kolam di bagian bawah langsung menempa bebatuan kapur yang membentuk tebing-tebing menjulang tinggi. Paduan warna-warna indah antara air dan tebing plus pepohonan rimbun, tentu menjadi spot yang menarik untuk Anda penyuka selfie. Uniknya, jajaran tebing yang ada sejatinya merupakan aliran air dari air terjun yang merupakan hasil formasi kapur ribuan tahun lalu dan kini memanjang beberapa kilometer.

Bagi Anda yang hobi mendaki tebing, tentu ini merupakan tantangan yang tak kalah seru.  Karena selain mendaki, Anda juga bisa  melompat dari tebing menuju air kolam alami. Batu-batuan yang mengapit sungai aliran air terjun aman untuk dipanjat sebab tidak tajam sisinya, sehingga banyak sekali wisatawan yang merasakan sensasi untuk loncat dari atas batu hingga yang dari ketinggian kurang lebih 6 meter ke bawah sungai.

Meski terkesan menantang karena ada beberapa spot terjun, tapi tetap saja  harus didampingi tenaga profesional ketika melakukan aktivitas renang atau panjat tebing. Biasanya warga lokal di sekitar air terjun dengan senang hati memandu wisatawan, Tapi mereka, pasti akan mengingatkan Anda untuk berhati-hati jika berkunjung  di musim hujan karena debit air akan mudah meningkat.

Nah, satu lagi, di Cunca Wulang itu juga ada goa yang bisa Anda eksplorasi. Tapi pastikan Anda membawa senter untuk penerangannya. Dan, untuk mengetahui keindahan di Cunca Wulang, bisa juga dilihat di pesona.travel untuk referensi perjalanan Anda. (Sahrudi)

 

Related posts

1 Comment

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.