Sabtu, 23 Februari 19

BTN Optimis Cetak Kredit Baru Sebesar Rp 6 Triliun

BTN Optimis Cetak Kredit Baru Sebesar Rp 6 Triliun
* PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menggelar Indonesia Property Expo (IPEX) di Jakarta, Sabtu (2/2/2019) (foto: dok BTN)

Jakarta, Obsessionnews.com – Di situasi perekonomian Indonesia yang sedang sulit dan ketidakpastian kondisi ekonomi global, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mampu meningkatkan kinerja yang cemerlang.

Bagaimana tidak, di tengah situasi Indonesia yang sedang memanas menjelang pemilihan presiden, Bank BTN optimistis mampu mencetak kredit baru senilai Rp6 triliun dari ajang IPEX yang digelar tanggal 2-10 Februari 2019.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, permintaan properti terus tinggi karena rumah menjadi kebutuhan pokok manusia sehingga akan terus dikejar. Selain itu faktor lain yang mendorong adalah meningkatnya kesadaran generasi milenial untuk memiliki rumah, komitmen pemerintah dalam menyukseskan Program Satu Juta rumah, pesatnya pembangunan infrastruktur jalan.

“Serta sarana transportasi yang semakin baik di samping faktor optimisme hasil Pilpres nanti,” kata Maryono di sela-sela acara pembukaan Indonesia Property Expo (IPEX) di Jakarta, Sabtu (2/2/2019).

Dalam pesta perumahan tahunan Bank BTN yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) tersebut, total pengembang yang berpartisipasi berjumlah 167 pengembang yang terdiri dari 116 pengembang KPR Non Subsidi dan 51 pengembang KPR Subsidi dengan total proyek properti sebanyak ± 869 proyek yang tersebar di berbagai daerah mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Pada gelaran IPEX tersebut, BTN menawarkan banyak kemudahan bagi calon debitur diantaranya Suku Bunga KPR yang murah mulai dari  6,69% fixed rate satu tahun bekerjasama dengan pengembang pilihan, bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas pengendapan dana, diskon asuransi jiwa sebesar 20% dan uang muka yang terjangkau mulai dari 1%.

Promo yang jitu menjadi strategi Bank BTN, karena terbukti sukses menggiring calon konsumen untuk membeli rumah.

Setiap tahun Bank BTN menggelar 2 kali IPEX dengan pencatatan ijin prinsip KPR atau KPA yang terus meningkat.

Pada tahun 2016, ijin prinsip KPR atau KPA mencapai Rp8,3 triliun, dan pada tahun 2017 melejit menjadi Rp12,8 triliun, sementara tahun lalu ketika suku bunga kredit merangkak naik, ajang IPEX masih mencatatkan persetujuan ijin prinsip untuk total KPR atau KPA senilai Rp 18,4 triliun.

Sementara itu untuk menarik nasabah, terutama dari generasi milenial selain menawarkan KPR Gaeess yang menjanjikan kemudahan cicilan dan uang muka.

“Kami juga meningkatkan pelayanan KPR via online melalui website www.btnproperti.co.id yang kami upgrade dengan sejumlah fitur tambahan,” pungkas pria kelahiran Rembang, 16 September 1955 itu. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.