Minggu, 26 Juni 22

BTN Optimis Catatkan Transaksi KPR Sebesar Rp1,5 Triliun di IPEX 2022

BTN Optimis Catatkan Transaksi KPR Sebesar Rp1,5 Triliun di IPEX 2022
* Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo saat memberi sambutan di acara opening ceremony IPEX 2022 di Jakarta, Minggu (15/5/2022). (Foto: Edwin B/obsessionnews)

Obsessionnews.com – Pameran properti nasional, Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022 telah resmi dibuka hari ini, Minggu (15/05/2022). Pameran properti yang telah diselenggarakan ke-39 kali ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 15-22 Mei 2022.

Pameran ini diikuti oleh 41 pengembang dengan 225 proyek perumahan. Bank BTN selaku penyelenggara optimis catatkan transaksi KPR sebesar Rp1,5 Triliun selama pameran.

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo menyampaikan, sasaran utama dari pameran tersebut, yakni para milenial yang mencapai lebih dari 80 juta jiwa atau mencakup 31% penduduk Indonesia. Namun demikian, belum semuanya dari para milenial itu memiliki rumah.

“Berdasarkan survei dari IPEX Loyalty Members (ILM) kepada 3.600 calon pembeli bahwa sebanyak 80% adalah milenial dan hampir 90% adalah calon pembeli rumah pertama yang tersebar baik di Jabodetabek dan diluar Jabodetabek,” ujar Haru di acara opening ceremony IPEX 2022 di Jakarta, Minggu (15/5/2022).

Baca juga: Wujudkan Rumah Impian, Pameran Indonesia Properti Expo 2022 Tawarkan Suku Bunga 2,22%

Dia mengatakan, BTN sebagai bank yang fokus dalam pembiayaan perumahan tentu akan memaksimalkan potensi yang ada. Utamanya untuk mendukung penyediaan pembiayaan perumahan yang layak kepada seluruh masyarakat, termasuk melalui subsidi maupun non subsidi.

Perumahan bagi milenial mengedepankan konsep transit oriented development (TOD) yang telah dimulai sejak 2021. Adapun kriteria model perumahan tersebut meliputi, pembangunan bersifat mix concept, high density occupancy, rumah terjangkau dalam area bisnis, kawasan bisnis terjangkau, jalan setapak dan alur bersepeda, fasilitas publik, tempat parkir minim, ketersediaan bus/LTR/kereta, dan green building.

“Pada penyelenggaraan expo ini BTN menargetkan pengunjung pameran sebanyak 50.000 pengunjung selama delapan hari pameran. Target potensi izin prinsip KPR sebanyak Rp1,5 triliun, yang terdiri dari KPR non subsidi Rp 900 miliar, KPR subsidi Rp300 miliar, dan KPR syariah Rp300 miliar. Kami juga menargetkan booking KPR dengan total nominal Rp 200 miliar,” jelas Haru.

Baca juga: Industri Properti Ikut Dongkrak Pemulihan Ekonomi Nasional Lewat Pameran IPEX 2022

Secara keseluruhan, kata dia, IPEX 2022 diikuti oleh 41 pengembang, 11 pengembang subsidi, 30 pengembang non subsidi, dan enam peserta dari penyedia pendukung perumahan dan pengembang non asosiasi. Proyek yang dipasarkan pada pameran ini sejumlah 225 proyek perumahan yang tersebar di seluruh Jabodetabek dan beberapa kota seperti Bandung, Surabaya, dan lainnya.

BTN pun menawarkan sejumlah gimik yang diharapkan dapat pendorong minat pembeli rumah. Diantaranya suku bunga promo di tahun pertama sebesar 2,22%, pembelian di masa pameran dibebaskan biaya provisi, dibebaskan biaya administrasi, dan dibebaskan biaya appraisal.

“Jadi lengkap sudah, tanpa biaya dengan suku bunga tahun pertama yang sangat murah. Nanti juga ada pengembangan program GPM atau graduated payment mortgage bahwa cicilan akan menyesuaikan pendapatan dan kemampuan para milenial,” tandas Haru. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.