Rabu, 8 Februari 23

Berpotensi Strategis, BPJPH Dorong UIII Jadi International Halal Hub

Berpotensi Strategis, BPJPH Dorong UIII Jadi International Halal Hub
* Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) mendorong Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menjadi pusat halal yang berskala internasional (international halal hub). (Foto: Humas Kemenag)

Depok, obsessionnews.com – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag)  mendorong Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menjadi pusat halal yang berskala internasional (international halal hub).

Baca juga:

Wapres Harapkan Global Halal Hub Terus Naikkan Kelas UMKM

Perkuat Ekonomi Nasional, Wapres Ajak Umat Dukung Pengembangan Produk Halal

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Mastuki dalam m Focus Group Discussion (FGD) Penyiapan Badan Halal UIII yang digelar di Gedung Fakultas A Kampus UIII di Cimanggis Depok, Kamis, (3/2/2022).

Mastuki menyebut UIII berpotensi strategis sebagai perguruan tinggi Islam internasional dalam global halal value chain dan memperkuat ekosistem halal Indonesia.

“Ada sejumlah peran strategis yang dapat dimainkan oleh perguruan tinggi, terlebih UIII sebagai perguruan tinggi Islam di Indonesia yang berskala internasional. Yakni menjadi pusat pengembangan dan penelitian halal berorientasi global. UIII saya kira bisa menjadi global halal hub yang menghubungkan pemain-pemain halal di dunia”, katanya optimis.

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas Kemenag, Jumat (4/2), dalam kesempatan itu Mastuki mengemukakan, langkah strategis penguatan ekosistem industri halal nasional telah disusun Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Salah satunya adalah penguatan halal value chain. Selain itu akselerasi sertifikasi halal sebagai peran antara untuk mendorong produsen halal Indonesia menjadi pemain utama di level global.

“Masih ada bidang garap yang luas menyangkut preferensi gaya hidup halal, pengembangan riset bahan-bahan pengganti nonhalal dan peningkatan awareness masyarakat, dan mewujudkan hub internasional dalam produksi dan perdagangan produk halal dunia”, urainya.

Sebelumnya Sekretaris UIII Chaider S Bamualim mengatakan, UIII ingin mendirikan halal center atau badan halal yang dapat mendukung upaya pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia. Sementara Direktur Perpustakaan dan Kebudayaan UIII Syafiq Hasyim menyatakan bahwa cakupan isu produk halal sangat luas. Perguruan tinggi dapat menjadi partner strategis pengembangan riset di bidang halal.

“UIII ingin berkontribusi mengerucutkan peta potensi halal di Indonesia. Menjadi pusat penelitian dan kajian yang secara akademik dapat dipertanggungjawabkan. Sisi lain UIII sebagai PTN-BH ingin mendapatkan hasil yang produktif sehingga dapat menghidupi keberlanjutan pendidikan disini”, tegasnya.

Hadir dalam acara FGD Sekretaris UIII Chaider S Bamualim, Direktur Perpustakaan dan Kebudayaan UIII Syafiq Hasyim, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIII Dian Masyita, Kaprodi Ilmu Politik Sirojuddin Arif, Kaprodi Ilmu Ekonomi M Luthfi Hamidi, dan para civitas akademika UIII. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.