Jumat, 17 September 21

Berkedok Toko Mainan Jual Petasan

Berkedok Toko Mainan Jual Petasan
* RAZIA PETASAN: Petugas Satuan Shabara Polres Pelabuhan Tanjung Perak saat menyita petasan dari toko mainan anak di kawasan Bongkaran, Surabaya, Kamis (11/6/2015). (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – Seperti Ramadhan sebelumnya, bulan suci kali ini juga bakal dimarakkan dengan penjualan petasan atau mercon. Itu dibuktikan, Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menyita belasan kardus petasan dari sebuah toko mainan anak di kawasan Bongkaran, Surabaya, Kamis (11/6/2015).

Toko penuh petasan impor berbagai jenis ini ditemukan dalam sebuah operasi petasan yang digelar polisi. Dari pengakuan pemilik toko, petasan-petasan itu diimpor dari China.

Sebelum mengamankan 18 dus besar yang berisi ribuan petasan tersebut, polisi terlebih dahulu memeriksa sebuah toko mainan anak-anak di daerah Pasar Atom yang disinyalir sebagai distributor petasan.

Penjaga toko petasan berkedok mainan yang bernama Ika Saraswati mangaku, petasan impor dari berbagai jenis itu dibeli dari seseorang di Jakarta. “Kami hanya dititipi oleh distributor untuk dijual ke pelanggan,” katanya.

Sementara itu, Kanit Petroli Satuan Shabara Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Sunarto menegaskan ribuan petasan tersebut tergolong berbahaya. Selain kerugian material, tak jarang akibat petasan selalu memakan korban, khususnya anak-anak setiap tahunnya.

“Kami sita karena tidak memiliki izin. Masalahnya, petasan adalah jenis barang yang dilarang peredarannya,” jelas Ipda Sunarto disela memimpin razia petasan.

18 dus berisi ribuan petasan sulut berukuran kecil hingga besar disita polisi. Sedangkan, Aswar si pemilik barang itu dimintai keterangan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Operasi petasan di jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan terus dilakukan, terutama selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.