Sabtu, 24 Agustus 19

Berkat Pariwisata Perekonomian Kepri Meningkat

Berkat Pariwisata Perekonomian Kepri Meningkat
* Jembatan Barelang di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) objek wisata yang menarik perhatian wisatawan mancanegara (wisman). (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sektor pariwisata berperanan signifikan untuk meraup devisa. Oleh karena itu pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) menempatkan pariwisata sebagai salah satu program unggulan. Pemerintah mengincar 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) untuk mengunjungi Indonesia pada 2019

Untuk mencapai target tersebut pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) gencar mempromosikan potensi objek wisata di berbagai daerah di Indonesia.

Tak hanya itu. Kemenpar pun mengampanyekan event-event kesenian, kebudayaan, olahraga, dan lain sebagainya.

Salah satu provinsi yang besar-besaran dipromosikan oleh Kemenpar adalah Kepulauan Riau (Kepri). Jembatan Barelang (Batam, Rempang, dan Galang) dan eks penampungan pengungsi Vietnam di Batam merupakan dua contoh objek wisata yang menarik perhatian wisman.

Perekonomian di Kepri mengalami peningkatan berkat positifnya pergerakan wisman yang berkunjung ke provinsi yang berbatasan langsung dengan Singapura itu.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan, prospek perekonomian Kepri sebanding dengan positifnya kunjungan wisman.

“Berdasarkan laporan Bank Indonesia Kepri, pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan II 2019 dilaporkan sangat positif,” kata Rizki di Jakarta, Senin (3/6/2019).

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Selasa (4/6), dalam kesempatan itu Rizki mengungkapkan pariwisata Kepri tumbuh antara 4,9 persen hingga 5,3 persen year on year (yoy). Untuk pergerakan inflasinya diperkirakan berada pada angka 3,5 persen sampai 1 persen (yoy). Stabilitas harga tersebut tetap berada pada koridor nasional.

Sepanjang Januari-Maret 2019, wisman yang berkunjung mengalami kenaikan hingga 12,57 persen. Angka riilnya adalah 672.177 orang. Pada periode sama tahun sebelumnya, pergerakan wisman berkisar 597.107 orang.

“Pariwisata di Kepri terus berkembang. Ada banyak value yang didapatkan dari aktivitas ini, khususnya ekonomi. Industri pariwisata dan masyarakat luas mendapatkan akses bagus secara ekonomi di sana. Kami optimistis, pergerakannya secara keseluruhan akan makin membaik di periode bulan berikutnya,” kata Rizki. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.