Kamis, 9 Desember 21

Bantu Menekan Jumlah Kematian Nakes, Mustika Ratu Beri Bantuan Herbamuno+

Bantu Menekan Jumlah Kematian Nakes, Mustika Ratu Beri Bantuan Herbamuno+
* Mustika Ratu menyerahkan bantuan Herbamuno+ kepada rekan-rekan tenaga medis dan relawan di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Haji Jakarta, Jumat (16/7/2021). (FOTO/Ist)

Jakarta, obsessionnews.com – Angka kematian tenaga kesehatan (nakes) pada bulan ini lebih tinggi dibanding dengan bulan-bulan sebelumnya sejak pademi Maret 2020.

Berdasarkan data yang dikumpulkan LaporCovid-19 sampai (10/8/2021) ada 1.808 nakes yang meninggal dunia akibat virus yang berbahaya ini. Mereka terdiri dari 640 dokter, 331 bidan, 48 Apoteker, 594 perawat, 5 sanitarian, 3 tenaga farmasi, 46 dokter gigi, 3 petugas ambulan, 10 rekam radiologi, 4 terapis gigi, 2 epidemiolog, 1 fisikawan medik, 1 entomolog,  47 ahli teknologi laboratorium medis, 3 elektromedik, dan 70 Lain-lain.

Melihat kondisi seperti itu PT Mustika Ratu Tbk memberikan bantuan Herbamuno+ kepada rekan-rekan tenaga medis dan relawan di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Haji. Hal itu dilakukan sebagai dukungan untuk menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 yang menimpa nakes.

Direktur Pengembangan Bisnis & Inovasi PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) Kusuma Ida Anjani berharap, Herbamuno+ dapat menjaga imun tubuh nakes agar tetap prima selama merawat pasien.

“Mengingat pentingnya peran nakes untuk memberikan perawatan dan pelayanan secara maksimal  kepada masyarakat yang terpapar Covid-19,” ujar perempuan yang akrab disapa Ajeng ini dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Kamis (12/8).

Seperti diketahui, bantuan Herbamuno+ diserahkan langsung oleh Direktur Pengembangan Bisnis & Inovasi PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) Kusuma Ida Anjani dan diterima oleh Mukti E. Rahadian selaku Koordinator Bidang Analisis Kebijakan Lingkungan Strategis Pusat Analisis Determinan Kesehatan- Kemenkes sekaligus penanggung jawab logistik filantropi di RSDC Wisma Haji yang disaksikan oleh Hadi Siswoyo selaku kepala Subdit Yankestrad Empiris Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional dari Kementerian Kesehatan dan Dwi Ranny Pertiwi Zarman selaku Ketua Umum GP Jamu  pada Jumat (16/7) di Gedung D4 RSDC Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta.

Bantuan ini sebagai bentuk kerja sama Mustika Ratu yang merupakan salah satu anggota Gabungan Pengusaha (GP) Jamu dengan RSDC Wisma Haji.

Ajeng menjelaskan, Herbamuno+ ini mengandung 5 herbal alami Indonesia yang dapat membantu menjaga imun tubuh tetap prima, yaitu pertama mengandung Sambiloto. Herbal yang dikenal dengan rasa pahitnya ini memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan.

“Diantaranya berfungsi sebagai antivirus, antiradang/antinyeri dan penurun demam. Sambiloto bahkan digunakan untuk pengobatan Covid-19 oleh pemerintah Thailand,” ujarnya.

Kemudian yang kedua, mengandung akar manis yang berfungsi antivirus, antiradang/antinyeri, meredakan batuk (ekspektoran) dan sesak napas.
Ketiga mengandung Meniran atau Phyllanthus niruri adalah tanaman herbal yang banyak ditemukan tumbuh liar di Indonesia.

“Meniran ternyata sudah banyak dimanfaatkan masyarakat karena berkhasiat sebagai immunomodulator dan hepatoprotektor,” ungkap Ajeng.

Yang keempat mengandung jahe emprit berkhasiat untuk mengatasi mual, muntah, sebagai immunomodulator dan gastroprotektor. “Dan yang kelima mengandung Jambu Mete sebagai antinyeri, meredakan diare, dan melegakan pernapasan (bronkodilator),” ucapnya.

Ajeng mengatakan, rutin mengonsumsi Herbamuno+ dapat menjaga imun tubuh selama pandemi. “Menunjukkan bahwa kita telah berupaya dengan maksimal menjaga kesehatan. Artinya, kita tidak abai dan menggampangkan apa yang sedang terjadi saat ini,” jelas Ajeng.

Dia Mengungkapkan, memanfaatkan herbal asli Indonesia juga merupakan wujud dukungannya terhadap program ‘Bangga Buatan Indonesia’ yang saat ini sedang gencar digaungkan oleh pemerintah.

“Dengan demikian, masyarakat tidak perlu bergantung dengan produk atau obat-obatan impor yang ketersediaannya seringkali terbatas,” kata Ajeng.

Herbamuno+ ini diformulasikan dengan resep turun temurun dari Empu Jamu DR. BRA. Mooryati Soedibyo yang sudah terbukti khasiat dan kegunaanya, tersertifikasi halal oleh MUI dan telah mendapatkan izin edar dari BPOM.

Kombinasi 5 herbal tersebut menghasilkan racikan yang optimal sehingga memberikan mafaat yaitu membantu menjaga daya tahan tubuh, meredakan gejala masuk angin seperti meriang, pusing, perut kembung, dan meredakan batuk.

“Herbamuno+ merupakan salah satu dari 14 obat herbal yang sedang mendapat pendampingan oleh BPOM untuk adjuvan pengobatan covid dan sedang persiapan uji klinis di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlit kemayoran,” tutur Ajeng.

Herbamuno+ sangat mudah didapatkan di Shopee, Tokopedia, halodoc dan grabhealth bahkan di Alfamart dan Indomaret terdekat. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.