Selasa, 4 Agustus 20

Bangga, Wayang Orang Ditampilkan di Jerman

Bangga, Wayang Orang Ditampilkan di Jerman
* Ilustrasi wayang orang. (Foto: Jawadwipa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kekayaan budaya Indonesia semakin hari semakin diminati oleh bangsa-bangsa lain di luar negeri. Bahkan tidak lama lagi pemerintah bakal menggelar Karavan Budaya dan pertunjukan wayang orang di Jerman. Pertunjukan wayang orang nantinya mengangkat lakon Kresna Duta.

Acara tersebut diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Yayasan Paramarta Karya Budaya, serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hamburg. Pemerintah ingin keanekaragaman budaya Indonesia semakin dikenal luar ke mancanegara, sehinga mereka tertarik datang dan belajar ke Indonesia.

“Kami memperkenalkan seni dan kebudayaan, tentu juga mengharapkan warga Jerman datang ke Indonesia. Itu hubungan yang tidak mungkin dipisahkan,” kata Prasti Pomarius, Pendiri Yayasan Paramarta Karya Budaya di Direktorat Jenderal Kebudayaan, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/8/2019).

Pertunjukan wayang orang lakon Kresna Duta berdurasi 90 menit, akan diselenggarakan di tiga gedung seni pertunjukan berbagai kota di Jerman. Adapun tempat pentas itu di Neue Flora, Hamburg, pada 2 September, Altes Magazin, Hannover, pada 4 September, dan Metropol Theater, Bremen pada 7 September.

Prasti menjelaskan, bahwa pentas wayang orang dominan menggunakan bahasa Jawa. Namun demikian, bahasa Jerman akan tetap digunakan sebagai pengantar sebelum pentas dimulai. “Kami tidak memakai teks bahasa Jerman di sampingnya panggung dengan harapan penonton fokus ke pentas,” ujarnya.

Pertunjukan wayang orang dianggap melengkapi berbagai elemen budaya Indonesia yaitu tarian, musik gamelan, kain, serta nilai filosofis dalam lakon yang dimainkan. Ada 48 orang yang terlibat pentas tersebut dari berbagai paguyuban di Solo dan Jakarta.

“Untuk pertunjukan wayang orang itu pengrawit, penari, penata lampu, dekorasi, dan pengatur sound system,” ucap Prasti yang juga Divisi Kebudayaan untuk Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia di Jerman.

Namun, untuk hal pelengkap sebelum pertunjukan wayang orang, ada pula suguhan kopi khas Nusantara untuk pengunjung. “Kami memperkenalkan kopi dan makanan ringan Indonesia sebagai sampingannya (sebelum acara). Pengunjung yang registrasi diberikan secangkir kopi selama mereka menunggu,” tuturnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.