Jumat, 28 Februari 20

Bali Masih Jadi Idola Wisatawan India

Bali Masih Jadi Idola Wisatawan India
* Booth Indonesia di pameran South Asia Travel and Tourism Expo (SATTE) 2020 yang digelar pada 8-10 Januari 2020 di Greater Noida, New Delhi, India, (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kegiatan pameran South Asia Travel and Tourism Expo (SATTE) 2020 yang digelar pada 8-10 Januari 2020 di Greater Noida, New Delhi, India, menjadi berkah bagi Indonesia di dunia pariwisata. Pasalnya, di acara tersebut Indonesia mempu membukukan transaksi sebesar Rp37 Miliar. Jumlah tersebut, didominan oleh destinasi Bali.

Untuk diketahui, Wisatawan India tertarik dengan Indonesia, terutama Bali. Sebanyak 40 persen wisatawan India berdatangan ke Bali untuk alasan pesta pernikahan dan bulan madu. Mereka menghabiskan waktu setidaknya sepekan.

Asdep Pemasaran II Regional III Sigit Witjaksono mengatakan, ada kekuatan besar yang akan dikerahkan ke India. Total, ada 45 industri besar yang ikut diboyong ke Negeri Bollywood itu. Mayoritas masih mengedepankan Bali. Alasannya karena tiap tahun, Bali selalu dinobatkan sebagai destinasi terbaik dunia. Gelar itu banyak diberikan Lonely Planet, TripAdvisor, dan brand terkait wisata tingkat dunia lainnya.

“Wisman India menyumbang separuh lebih kunjungan wisman ke Tanah Air,” ujar Sigit dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, pada Jumat (17/1/2020).

Ke depannya, lanjut Sigit, akan mengedepankan strategi promosi Bali Plus atau Beyond Bali dengan menggandeng destinasi prioritas lainnya seperti Lombok, Labuan Bajo, dan Yogyakarta. “Tentunya tetap disesuaikan dengan karateristik pasar India,” terangnya.

Seperti diketahui, saat pameran berlangsung, Booth Indonesia yang bertema kapal Phinisi juga dihadiri oleh Kepala Bidang Area I (India) Pupung Thariq Fadhillah, didampingi oleh VITO Mumbai, VITO New Delhi, VITO Singapura, serta didukung oleh Kedutaan Besar Indonesia untuk India, New Delhi.

Indonesia yang tahun ini berpartisipasi sebagai Premium Partner Country menempati pavilion di hall 9 no A30. Di mana paviliun Indonesia diisi oleh 53 industri yang terdiri dari DMC, travel agent, hotel, airlines, travel planner, dan restoran.

Selain itu dilengkapi juga dengan hiburan seperti panggung mini yang diisi oleh penari tradisional Indonesia, barista yang menyuguhkan kopi dari beberapa wilayah Indonesia, pembatik yang memperagakan cara membatik pada para pengunjung, dan fasilitas foto 360 derajat untuk pengunjung. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.