Senin, 24 Februari 20

Bakamla Paparkan Upaya Tekan Angka Kejahatan di Selat Singapura

Bakamla Paparkan Upaya Tekan Angka Kejahatan di Selat Singapura
* Kasubdit Data Bakamla RI Kolonel Bakamla Tuti Ida Halida menjadi pembicara dalam Seminar ReCAAP Information Sharing Center (ReCAAP ISC) 11th  Nautical Forum di Singapura, Rabu (15/1/2020). (Foto: Bakamla RI)

Singapura, Obsessionnews.com – Indonesia sebagai negara kepulauan dalam praktik kegiatan pelayaran dilalui empat choke points dunia dan tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), serta sebagai Sea Lines of Communication (SLOC), dan Sea Lines of Trade (SLOT). Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap jalur pelayaran dunia.

Dalam melakukan perannya Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI/ Indonesian Coast Guard (IDNCG) melaksanakan pengendalian/kontrol terhadap choke point yang ada di perairan Indonesia, dan juga menjamin keamanan di Jalur ALKI.

 

Baca juga:

Bakamla RI Evakuasi Korban Banjir Jakarta

Bakamla Tangkap Kapal Perdagangan BBM Illegal

Kepala Zona Maritim Tengah Bakamla RI Resmi Berganti

 

Hal tersebut dikemukakan Kasubdit Data Bakamla RI Kolonel Bakamla Tuti Ida Halida dalam Seminar ReCAAP Information Sharing Center (ReCAAP ISC) 11th  Nautical Forum di Singapura, Rabu (15/1/2020).

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima obsessionnews.com Kamis (16/1), dalam kesempatan tersebut Tuti mengatakan, menjaga kedaulatan NKRI juga tak luput dari perhatian Bakamla melakukan penjagaan wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, melaksanakan penegakan hukum di perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, serta menjamin keamanan pelaksanaan bisnis di perairan Indonesia.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.