Jumat, 3 April 20

Aston Priority Simatupang Hotel Ajak 100 Murid SD Sulap Limbah Plastik

Aston Priority Simatupang Hotel Ajak 100 Murid SD Sulap Limbah Plastik
* Ilustrasi anak SD ikut peringatan hari peduli sampah. (Foto: Dok Aston Priority Simatupang Hotel)

Jakarta, Obsessionnews.com – Keberadaan sampah di Indonesia kini semakin meningkat hingga mencapai 67 juta ton sampah selama 2019 lalu. Di mana 15% nya adalah didominasi dengan sampah plastik yang membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai.

Menanggapi hal tersebut, Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center ikut melakukan gerakan anti plastik, salah satunya dengan mengurangi penggunaan plastik baik di restaurant, kamar dan juga di ruangan meeting.

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah yang jatuh pada 21 Februari, ASTON Priority Simatupang Hotel & Conference Center bersama Mowilex dan juga McD Indonesia melibatkan kurang lebih 100 murid SDN Kebagusan 01 Jakarta Selatan dalam kegiatan prakarya dengan melakukan daur ulang ember atau galon plastik bekas untuk disulap menjadi barang yang berguna.

“Selain memperingati Hari Peduli Sampah, dengan kegiatan ini kami mengajak anak-anak untuk belajar mendaur ulang sampah plastik dengan cara yang menyenangkan, salah satunya dengan melukis keranjang cat,” ujar General Manager Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center S. Aulia Masjhoerdin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/2/2020).

Barang bekas tersebut akan dicat dan juga dihias untuk menjadi tempat atau tong sampah yang bisa digunakan di area sekolah. Kegiatan sosial yang didukung Mowilex dan McD Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak dalam menuangkan imajinasinya dengan memberikan sentuhan warna-warna yang cerah.

Selain itu, dengan kegiatan ini mengajarkan kepada anak-anak untuk peduli dengan lingkungan sekitar dan mengurangi penggunaan plastik untuk mendaur ulang sampah plastik dengan cara yang kreatif. Tidak hanya itu, anak-anak juga akan diajarkan mengenai pembuatan pupuk kompos yang berasal dari daur ulang sampah daun-daunan yang kering.

“Tentunya kaleng cat yang telah di daur ulang ini bisa dijadikan barang yang bermanfaat seperti tempat sampah, tempat penyimpanan barang, dan kegunaan lainnya” tuturnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.