Jumat, 9 Desember 22

Asosiasi Kosmetik Lantik Pengurus Periode 2018-2022

Asosiasi Kosmetik Lantik Pengurus Periode 2018-2022
* Pengurus Perkosmi 2018-2022

Jakarta – Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia ( PERKOSMI) Pusat resmi melantik pengurus periode 2018-2022 yang dipimpin oleh Sancoyo Antarikso sebagai Ketua Umum. Sancoyo terpilih dalam Musyawarah Nasional PERKOSMI Pusat pada pada 9 Mei 2018. Dalam sambutannya Sancoyo mengatakan akan memfokuskan program kerja untuk penguatan organisasi dan penguatan usaha kecil dan menengah (UKM) industri kosmetika “ Sekitar 80% anggota PERKOSMI adalah UKM, kami ingin mereka mendapatkan manfaat dan tumbuh lebih pesat dengan menjadi anggota PERKOSMI,” ujar Sancoyo dalam acara Pelantikan Pengurus Perkosmi dan Talkshow Testimonial Beautypreneur, Selasa (16/7/2018).

Pelantikan tersebut disaksikan oleh Direktur Jenderal Industri Kimia Tekstil dan Aneka Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono serta Sekretaris Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan, Elin Herlina.

Sancoyo yang juga menjabat sebagai Governance and Corporate Affairs Director and Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk menjelaskan, bahwa pangsa pasar kosmetika di Indonesia masih berpotensi untuk tumbuh di masa datang seiring dengan trend penggunaan kosmetik yang terus berkembang. “ Kalau sebelumnya hanya dua langkah sekarang konsumen sudah banyak menerapkan aplikasi kosmetika lima bahkan 10 langkah, dimulai dari pembersih, serum dan lain-lain. Ini merupakan potensi pasar yang luar biasa,” ujarnya

Senada, Direktur Jenderal Industri Kimia Tekstil dan Aneka Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono menjabarkan industri kosmetik merupakan salah satu industri yang pertumbuhannya paling tinggi.Kementerian Perindustrian mencatat pada 2017, industri kosmetika tumbuh 6,35% dan mencapai 7,36% pada triwulan I 2018 “ Pertumbuhannya di atas pertumbuhan ekonomi yang tahun lalu mencapai 5,3% . Ini industri yang sangat menjanjikan” tambahnya. Ia berharap PERKOSMI dapat terus menjadi mitra pemerintah untuk terus menggodok berbagai kebijakan yang dapat mendukung pertumbuhan perusahaan besar, menengah hingga start up.

Sekretaris Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan, Elin Herlina mengatakan sebagai asosiasi yang memayungi berbagai industri kosmetika di Indonesia, PERKOSMI perlu untuk terus menjadi mitra pemerintah khususnya untuk meningkatkan komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah. “ PERKOSMI harus mampu mendorong keberhasilan para anggotanya,”

Pengurus PERKOSMI Pusat periode 2018-2022 antara lain terdiri dari Sekretaris Jenderal: Kunto Widarto (PT Martina Berto) ; Wakil Sekretaris Jenderal:Harman Subakat (PT Paragon Innovation Indonesia); Bendahara Umum : Tomi Setiawan ( PT Ascoco Ria Lestari); Wakil Bendahara : Agus Adiguna ( PT Chemco Prima Mandiri) dan Wiyantono ( PT Zamrud Inti Sejahtera); Ketua Bidang Organisasi dan Humas: Palupi Candra (Martha Tilaar Group); Ketua Bidang Perindustrian : Djoko Irwanto ( PT Genero Pharmaceuticals); Ketua Bidang Perdagangan :Shelly Taurhesia ( PT Amway); Ketua Bidang Teknis Ilmiah : Anastasia Gracia ( PT Fabindo Sejahtera); Ketua Bidang Luar Negeri :Juanita Aditiawan ( PT Dwipardi); Ketua Bidang UMKM, Salon, Spa, Klinik : Ian Atmadja ( PT Maxima).

PERKOSMI merupakan asosiasi kosmetika pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1978 dan beranggotan sekitar 458 perusahaan yang terdiri dari produsen produk jadi dan bahan baku, importir, distributor, hingga kemasan kosmetika. Saat ini PERKOSMI memiliki tujuh Pengurus Daerah di Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali. Visi PERKOSMI adalah untuk menjadi wadah perusahaan-perusahaan kosmetika di Indonesia untuk mendukung pengembangan bisnis kosmetika Indonesia dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk industrikosmetika agar konsumen dapat menikmati produk yang aman, baik dan inovatif. (Ali)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.