Minggu, 7 Juni 20

AS Cuma Kecam, Tidak Ada Inisiatif Akhiri Krisis Myanmar

AS Cuma Kecam, Tidak Ada Inisiatif Akhiri Krisis Myanmar
* Warga etnis Rohingya.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson menyatakan, Washington berpendapat militer Myanmar yang bertanggung jawab atas kejahatan terhadap Muslim Rohingya.

Namun Tillerson tidak melanjutkan keterangannya soal langkah apa yang akan diambil Washington untuk mengatasi masalah tersebut.

“Dunia tidak bisa hanya diam saja dan menjadi saksi kekejaman yang dilaporkan terjadi di wilayah tersebut,” kata Tillerson di Pusat Studi Strategis dan Internasional Washington pada Rabu (18/10/2017).

“Kami benar-benar menilai militer bertanggung jawab atas apa yang terjadi di wilayah Rakhine,” tambahnya, merujuk pada negara bagian di Myanmar dimana Muslim Rohingya telah menghadapi kekerasan yang disetujui pemerintah sejak akhir tahun lalu.

“Seseorang, jika laporan ini benar, akan diadili untuk mempertanggungjawabakannya,” kata Tillerson, mengacu pada laporan pembunuhan, perkosaan, dan berbagai penistaan terhadap Muslim Rohingya di Myanmar.

Terlepas dari ungkapan keprihatinan tersebut, AS tidak mengambil langkah apapun untuk menekan pemerintah atau militer di Myanmar guna mengakhiri kejahatan mereka terhadap Rohingya.

Sebanyak 43 anggota parlemen AS baru-baru ini meminta pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memberlakukan kembali sanksi perjalanan AS terhadap para pejabat militer Myanmar dan juga sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas tindakan keras tersebut. Namun, seruan itu tidak digubris Kongres. (ParsToday)

Baca Juga:

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.