Arcandra Minta Maaf dan Minta Diterima Sebagai Warga Minang

Arcandra Minta Maaf dan Minta Diterima Sebagai Warga Minang
Padang, Obsessionnews.com- Belum genap seminggu dilantik Presiden RI Joko Widodo jadi Wakil Menteri (Wamen) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, dua universitas di Sumatera Barat (Sumbar) langsung mengundangnya untuk memberikan materi kuliah umum. Dua universitas yang mengundang yaitu, Universitas Andalas (Unand) Padang dan Universitas Negeri Padang (UNP). Arcandra Kamis (20/10/216) memberikan materi kuliah umum terhadap mahasiswa dua universitas di maksud. Dalam kunjungan kerja ke Padang, Arcanda disambut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit Kamis pagi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman. [caption id="attachment_159176" align="aligncenter" width="640"]arcandra-minang Arcandra di tengah masyarakat.[/caption] Dari bandara, Wamen ESDM menuju Unand dan dilanjutkan memberikan materi kuliah umum di UNP pada sore. Materi kuliah umum Archandra di Unand dengan tema “kebijakan strategis industri migas indonesia;perspektif ekonomi dan teknologi". Sedangkan di UNP materi kuliah umum bertema "Meningkatkan Daya Saing Bangsa di Bidang Energi". sambut-wamen3 Di hadapan ratusan mahasiswa Unand beserta Rektor dan dosen, Archandra Tahar meminta maaf di Kota Padang dan minta diterima sebagai warga Minang. Arcandra tidak hanya sekali mengucapkan permintaan maaf kepada mahasiswa dan masyarakat Sumbar. Sekali-kali, putra Minang yang tinggal di kawasan Tabing Kota Padang ini, menggunakan logat bahasa Minang. Dia masih pasih berbahasa Minang dan meminta kepada rakyat Sumbar untuk menerimanya sebagai orang Minang. sambut-wamen2 Ia mengakui jarang pulang ke kampung halaman selama ini. Ia juga tidak ingin ditanya kenapa bersedia menjadi Wakil Menteri ESDM. “Jangan ditanya ya saya mau jadi Wamen ESDM,” ujarnya. Selesai memberikan materi kuliah umum di dua universitas ini, sontak mahasiswa yang mengikuti kuliah umum saling berebut untuk berfoto. Momen seperti ini juga dimanfaatkan para teman-temannya semasa sekolah dan kalangan mahasiswa untuk berfoto bersama. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)