Minggu, 24 Maret 19

AP II Tawarkan Dua Paket Investasi Bandara Kualanamu

AP II Tawarkan Dua Paket Investasi Bandara Kualanamu

Jakarta, Obsessionnews.comBandara Internasional Kualanamu terletak di Sumatera Utara. Ini merupakan bandara terbesar kedua yang  dikelola PT Angkasa Pura (AP) II setelah bandara Soekarno-Hatta.

Pergerakan penumpang di bandara ini meningkat setiap tahunnya, yakni sekitar sembilan juta penumpang per tahun atau mencapai kapasitas bandara.

Tak heran, AP II memiliki rencana pengembangan hingga terminal penumpang berkapasitas 42 juta penumpang pada 2027 mendatang.

AP II menawarkan dua paket investasi pengembangan Bandara Kualanamu senilai Rp11 triliun kepada sektor swasta. Dua paket investasi terdiri dari Paket I senilai Rp7 triliun dan Paket II sekitar Rp4 triliun.

Penawaran kerjasama ini disampaikan dalam  ajang “The 4th Asia-Europe meeting transport – transport minister meeting (ASEM – TMM)” di Bali pada 26-28 September, dan juga pada seminar “Infestasi di infrastruktur: peranan BUMN dan investasi asing” di Jakarta pada 28 September.

Investasi Paket 1 mencakup pengembangan runway sehingga dapat melayani penerbangan pesawat berbadan lebar Airbus 380-800. Lalu perluasan area kargo menjadi 24.715 m2 dari yang saat ini 13.450 m2. Kemudian terminal penumpang dari menjadi 224.256 m2 atau saat ini berkapasitas 9 juta penumpang per tahun menjadi 17 juta penumpang per tahun.

Paket 1 ini merupakan bagian dari tahapan pengembangan bandara dari keseluruhan 3 tahap yang direncanakan. Ditargetkan, pengembangan Paket 1 dapat dimulai pada 2018.

Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan melalui paket investasi ini investor dapat memiliki saham maksimal 49% di perusaahan yang akan berperan sebagai pengelola Bandara Internasional Kualanamu.

“Sisa saham, atau pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut masih dimiliki oleh AP II,” ujat Awaluddin.

Sementara investasi Paket II senilai Rp4 triliun untuk pengelolaan lahan sekitar 200 hektare guna pengembangan area komersial yang berada di luar terminal penumpang.

Area komersial dibangun berkonsep airport city  di mana terdapat hotel bintang 3, 4 dan 5, kemudian hypermarket, gedung perkantoran, theme park, golf course, food arcade, convention centre, rumah sakit, bioskop, dan lain sebagainya.

AP II menawarkan investasi tidak lain agar mendapat sumber pendanaan secara cepat guna melakukan ekspansi sehingga pelayanan di Bandara Internasional Kualanamu dapat semakin meningkat. Di samping tentunya akan membuat bandara ini mampu berperan signifikan dalam mendorong perekonomian nasional.

“Kami juga menggunakan prinsip kehati-hatian atau secara prudent dalam memilih investor dalam kerjasama dalam artian salah satu syarat adalah rekanan tersebut harus memiliki keahlian kelas dunia dalam hal pengelolaan bandara,” jelasanya. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.