Kamis, 2 April 20

Antisipasi Penyebaran Virus Corona melalui Barang Kiriman Pos

Antisipasi Penyebaran Virus Corona melalui Barang Kiriman Pos
* 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok tiba di bandara Hang Nadim, Batam. (Foto: Courtesy/Kemenlu RI)

Jakarta, Obsessionnews.com – Wabah virus Corona (Covid-19) masih menghantui masyarakat Indonesia. Jumlah korban tewas akibat virus ini di seluruh dunia bertambah menjadi 1.486 orang. Sebanyak 1.483 orang meninggal di daratan Tiongkok, selebihnya dari luar negeri.

Lantaran penyebarannya yang mudah, virus itu kini tak hanya ada di Wuhan, Tiongkok. Beberapa negara di dunia sudah mulai didatangi virus Corona, seperti Australia, Kanada, Kamboja, Prancis, Jerman, Jepang, dan Malaysia.

Negara lainnya adalah Nepal, Singapura, Filipina, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Vietnam, bahkan hingga ke Amerika Serikat.

Dengan semakin meluasnya penyebaran virus ini, Indonesia sebagai negara yang berada dekat dengan wilayah penyebaran virus tersebut tentunya terus waspada. Meski begitu, hingga saat ini belum ditemukan fakta terkait orang yang positif terkena virus Corona ada di Indonesia.

Pemerintah RI melalui Kementerian Komunikasi dan Informatikan mengeluarkan tujuh butir imbauan yang ditujukan kepada penyelenggara pos agar mengantisipasi penyebaran virus Corona melalui barang kiriman pos, pada Sabtu (15/2/2020). Sebab penyebaran virus mematikan ini tidak hanya melalui hewan.

Berikut isi tujuh butir imbauan tersebut:

1. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Direktorat Pos Kementerian Kominfo, mengimbau kepada penyelenggara pos agar mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Novel Coronavirus (Covid -19) melalui pengiriman barang. Imbauan tersebut disampaikan kepada pimpinan Pos Indonesia, DPP Asperindo serta para pimpinan atau penanggung Jawab penyelenggaraan pos berdasarkan Surat tertanggal 10 Februari 2020 yang ditandatangani oleh Direktur Pos Ikhsan Baidirus.

2. Imbauan tersebut berdasarkan tembusan bersama antara Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo, Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kepala Badan Karantina serta Plt. Direktur Pengendalian Pos dan Informatika.

3. Direktorat Pos mengajak penyelenggara pos untuk memperhatikan perkembangan yang sangat cepat dari kasus virus Corona yang terjadi sejak Bulan Desember 2019 sampai saat ini. Dalam rangka antisipasi penyebarannya melalui barang kiriman pos, Direktorat Pos juga sampaikan beberapa hal penting.

4. Penyelenggara Pos diharapakan melakukan identifikasi yang dibutuhkan terhadap barang-barang kiriman pos, khususnya dari Tiongkok dan Hongkong, serta negara-negara yang telah terdampak Novel Coronavirus. Dalam kegiatan operasional, khususnya barang kiriman impor agar menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

5. Direktorat Pos Kementerian Kominfo juga meminta penyelenggara Pos untuk tidak melakukan pengiriman barang yang telah dilarang berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian dan Lembaga-Lembaga Pemerintah terkait dengan antisipasi penyebaran novel coronavirus.

6. Penyelenggara Pos juga dapat melaporkan kepada Badan Karantina, Bea dan Cukai serta instansi Pemerintah lainnya yang berwenang apabila ditemukenali potensi jenis risiko penularan melalui barang, terutama jenis barang yang dapat menjadi media pembawa penyebaran Novel Coronavirus.

7. Kementerian Kominfo juga mengharapkan seluruh Penyelenggara Pos untuk terus berpartisipasi aktif mencegah penyebaran Novel Coronavirus atau Covid-19 agar tidak masuk ke Indonesia, terutama melalui kiriman barang. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.