Senin, 29 November 21

Andrew Chan Minta Menikah Sebelum Dieksekusi Mati

Andrew Chan Minta Menikah Sebelum Dieksekusi Mati
* Andrew Chan

Jakarta, Obsessionnews – Terpidana mati asal Australia Andrew Chan yang mendekam di lembaga pemasyarakatan (lapas) Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mempunyai keinginan terakhir sebelum dieksekusi. Yakni, dia minta menikah dengan pacarnya, Febiyanti Herewila. Febiyanti bersama rombongan keluarga sempat mendatangi lapas Nusakambangan Rabu 18 Maret 2015. (Baca:Suasana Jelang Eksekusi Mati Duo ‘Bali Nine’)

Jaksa Agung HM Prasetyo semula menduga permintaan gembong narkoba jaringan Bali Nine itu mengada-ada dan bukan permintaan terakhir. “Tapi ternyata benar-benar serius. Dia minta dinikahkan dengan pacarnya di Surabaya,” kata Prasetyo saat dikonfirmasi pers, Senin (27/4/2015).

Permintaan ini rupanya sempat diragukan Prasetyo, namun keseriusan Chan menjelang kematiannya untuk dinikahkan dengan sang kekasih akan dikabulkan. Hanya, Prasetyo belum tahu bagaimana prosedur pernikahan untuk Andrew Chan. Ia mengaku akan meninjaunya lebih dulu.

“Kan sudah diisolasi, jadi ya saya kira mengada-ada. Tapi itu akan kita penuhi. Silakan cek di sana persiapannya nanti seperti apa,” tuturnya.

Dalam waktu dekat Kejaksaan Agung akan mengeksekusi sembilan terpidana, yakni duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran (Australia), Raheem Agbaje Salami (Nigeria), Zainal Abidin (Indonesia). Selain itu, Rodrigo Gularte (Brasil), Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa (Nigeria), Martin Anderson alias Belo (Ghana), Okwudili Oyatanze (Nigeria), dan Mary Jane Fiesta Veloso (Filipina). Sedangkan pelaksanaan hukuman mati untuk Serge Areski Atloui asal Perancis akan ditunda Kejaksaan Agung. (Baca: Besok, 9 Terpidana Hukuman Mati Dieksekusi)

(*)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.