Sabtu, 4 Februari 23

Analisis Hukum Terhadap Puisi Sukmawati

Analisis Hukum Terhadap Puisi Sukmawati
* Sukmawati Soekarnoputri.

Pasal 156a KUHP menyebutkan: dipidana dengan pidana penjara maksimal 5 tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau perbuatan:
a. Yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap sesuatu agama yang dianut di Indonesia.

Dalam penggalan puisi itu ada frasa kalimat “Aku tak tahu Syariat Islam yang kutahu sari konde Ibu Indonesia sangatlah Indah lebih cantik dari cadar dirimu…”

Dan frasa kalimat lainnya adalah “Aku tak tahu syariat Islam yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangat elok Lebih merdu dari alunan adzan mu…”

Cadar merupakan ajaran Islam, sedangkan adzan adalah panggilan bahwa telah tiba waktu sholat.

Dengan membandingkan sesuatu yang ibu Sukmawati tidak paham dan isinya bersifat merendahkan ajaran agama Islam, maka unsur perbuatan penodaan terhadap agama Islam menurut saya telah terpenuhi.

Maka semestinya aparat penegak hukum dapat langsung memproses kasus penodaan agama tersebut, sebab penodaan agama bukanlah delik aduan. Jadi tidak perlu menunggu ummat Islam melaporkannya.  (Khoirul Amin, Direktur LBH PP Gerakan Pemuda Islam & Forum Syuhada Indonesia)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.