Jumat, 28 Februari 20

Alat Ini Dapat Cegah Penularan Virus Corona

Alat Ini Dapat Cegah Penularan Virus Corona
* Ilustrasi mengenakan masker. (Foto: Kapoy/obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.comMenghadapi serangan virus corona yang datang dari China dapat dilakukan dengan berbagai hal, seperti mencuci tangan dengan sabun dan antiseptic handrub.

Tak hanya itu, pencegahan penyebaran virus corona bisa juga dengan menggunakan masker. Sebab virus ini penularannya secara dropped atau menjatuhkan. Artinya bila seseorang yang sedang terjangkit virus corona dan berinteraksi dengan orang lain, lalu sengaja ataupun tidak sengaja menjatuhkan air liur ke lawan bicaranya, orang itu bisa terjangkit virus ini. Namun percikan air liur itu dalam jumlah besar.

“Jadi kalau kita batuk ada percikan liur, tapi percikannya dalam jumlah besar, virus itu tidak mampu terbang di udara bebas, dia jatuh. Itu dapat menular,”ujar Konsultan Penyakit Tropik Infeksi FKUI – RSCM Dr Aditya Susilo di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Dia menjelaskan, pada saat berhadapan dengan partikel dropped (jatuhnya air liur) dalam ukuran yang besar, perlindungan dengan masker biasa sudah cukup. “Karena pori-pori masker itu cukup menahan lotaran dari partikel dropped tersebut,”katanya.

Tapi kalau untuk yang air borne partikelnya sangat kecil, di mana kalau memakai masker yang biasa pori-porinya tembus. “Makanya pada saat seperti itu kita butuhkan masker N95,” jelasnya.

Sedangkan untuk Novel Coronavirus ini penularannya dengan cara dropped, dan anjuran dengan masker biasa sudah cukup. Tapi untuk tenaga medis yang menangani langsung pasien yang terjangkit virus corona, tetap dianjurkan memakai masker N95.

“Jadi pada saat terpapar kasusnya secara langsung, tapi kalau tidak masker biasa sudah cukup,” pungkasnya.

Lalu seperti apa sih masker biasa dan masker N95? Kami akan ulas sedikit tentang masker tersebut.

Jenis masker pertama yang bisa digunakan untuk mencegah penyebaran penyakit seperti virus corona adalah masker bedah. Masker hijau sekali pakai ini awalnya ditujukan untuk para tenaga medis saat menangani pasien. Namun, karena harganya yang terjangkau dan mudah ditemukan di mana-mana, banyak orang lantas menggunakannya untuk mencegah penyebaran penyakit, termasuk virus corona.

Masker bedah ini memiliki tiga lapisan utama, yakni bagian luar berwarna yang antiair, lapisan tengah yang berfungsi sebagai filter, hingga lapisan dalam putih yang berguna untuk menyerap cairan yang keluar dari mulut.

Cara menggunakan masker bedah yang benar adalah memposisikan bagian berwarna (hijau) di luar dan sisi putih di bagian dalam. Tujuannya agar uap pernapasan diserap oleh sisi putih. Nah, posisi ini berlaku buat Anda yang ingin menjaga agar tidak tertular penyakit, atau untuk Anda yang tidak ingin menularkan penyakit. Meski begitu, perlu diingat bahwa masker bedah merupakan masker sekali pakai, ya.

Karena harganya yang terjangkau, mudah didapat, dan desainnya yang sederhana, masker bedah bisa digunakan di mana saja, baik saat Anda sedang bepergian dengan menggunakan transportasi umum atau saat sedang berada di ruang kerja.

Lalu masker N95 juga jadi salah satu jenis masker yang cukup populer digunakan untuk membuat penggunanya terhindar dari partikel-partikel berbahaya di udara, termasuk virus corona. Sesuai namanya, masker N95 kerap direkomendasikan lantaran mampu menyaring 95 persen partikel besar atau kecil yang mengandung virus di udara. Itu sebabnya, masker N95 biasa digunakan oleh orang yang bekerja di sekitar zat berbahaya atau saat menangani asap akibat kebakaran hutan.

Perlu diketahui, menggunakan masker N95 akan membuat Anda tidak nyaman karena terlalu ketat sehingga membuat pemakainya sulit bernapas dengan baik. Saat menggunakan masker N95, hidung dan mulut akan tertutup rapat untuk mencegah adanya celah udara yang mengandung virus masuk. Namun buat Anda yang memiliki penyakit asma sebaiknya tidak menggunakan masker ini.

Berbeda dari masker bedah, masker N95 bisa dipakai beberapa kali, dalam arti dilepas sebentar lalu dipakai kembali. Meski begitu, hal tersebut tidak boleh dilakukan lebih dari lima kali. Cara memakai dan melepas masker ini sama seperti dengan masker lainnya, sebaiknya cuci tangan dengan menggunakan sabun terlebih dahulu agar tidak ada kuman atau virus yang menempel pada masker.

Okey deh!! Mudah-mudahan ulasan tentang masker biasa dan masker N59 ini berguna untuk Anda. Selamat mencoba.  (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.