Rabu, 30 September 20

Airlangga: Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemerintah Perluas Target Calon Penerima KUR

Airlangga: Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemerintah Perluas Target Calon Penerima KUR
* Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: ekon.go.id)

Yogyakarta, Obsessionnews.com –  Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) membuat perekonomian Indonesia gonjang-ganjing. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, langkah yang dilakukan antara lain dengan mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memperluas target calon penerimanya. Termasuk kepada organisasi keagamaan, seperti Pemuda Muhammadiyah.

Baca juga:

Kemenkop Gelar Pelatihan Terpadu Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Menkop Tegaskan Pemulihan Ekonomi Nasional Dimulai dari UMKM

Pemulihan Ekonomi Nasional, Bank Mandiri Salurkan Rp3,5 Miliar kepada Pelaku UMKM di Bogor

“Bentuk dukungan pemerintah antara lain berupa tambahan subsidi bunga, penundaan angsuran pokok, kredit modal kerja berbunga murah, penjaminan kredit dan insentif pajak,” tutur Airlangga saat acara Penyaluran KUR bagi UMKM Anggota Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah dan Peresmian Kios Warga Pemuda Muhammadiyah (WargaMU) di Kotagede, Yogyakarta, Sabtu (8/8/2020).

Menurutnya, Covid-19 bukan hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga telah meluas ke aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Sehingga penanganannya tak bisa dari segi kesehatan saja, namun harus beriringan dengan ekonomi. Untuk itu pemerintah akan tetap menjaga keseimbangan antara menjaga kesehatan masyarakat dan mata pencaharian hidup.

Salah satunya dengan menjaga keberlangsungan operasional UMKM yang selama beberapa bulan terakhir menurun omzetnya akibat pandemi Covid-19. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran kepada UMKM sebesar Rp123,46 triliun yang termasuk dalam anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp695,20 triliun.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.