Minggu, 1 November 20

87 Rektor Berkumpul di ITB, Serukan Semangat Persatuan Bangsa

87 Rektor  Berkumpul di ITB, Serukan Semangat Persatuan Bangsa
* Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) secara langsung menyatakan sikap terkait kondisi bangsa ini di Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu, (18/5/2019).

Jakarta, Obsessionnews.com
Gaduhnya suasana politik di masyarakat baik di jaga media sosial maupun di dunia nyata membuat semua pihak merasa cemas akan terjadi sesuatu yang tak diingkan pasca Pilpres 2019 ini. Karena itu sejumlah rektor Tanah Air memberikan respons cepat menyikapi hal itu.

Mereka 87 rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seluruh Indonesia yang tergabung dalam Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) secara langsung menyatakan sikap terkait kondisi bangsa ini di Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu, (18/5/2019).

Para rektor berkumpul di ITB merumuskan tujuh poin sikap MRPTNI. Salah satunya terkait dengan situasi politik saat ini. Adapun 7 poin kesepakatan itu, yakni pertama, seluruh tujuan luhur negara Indonesia tersebut hanya bisa diwujudkan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kuat dan utuh.

Kedua, kebangkitan bangsa Indonesia untuk mewujudkan masa depan yang makmur, berkemajuan, berkeadilan, berdaulat dan bermartabat hanya dapat dicapai melalui terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat persaudaraan di antara seluruh elemen bangsa.

Ketiga, segala bentuk perbedaan pendapat maupun sikap politik tetap dalam koridor negara hukum berdasarkan Pancasila dan Konstitusi Negara Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan,” tulis pernyataan sikap itu dalam poin keempat yang dibacakan Ketua MRPTNI Kadarsah Suryadi sekaligus Rektor ITB.

Kelima, masa depan bangsa Indonesia yang lebih makmur, berkemajuan, berkeadilan, berdaulat dan bermartabat hanya dapat diwujudkan melalui penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya.

Keenam, penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya sebagai prasyarat bagi terwujudnya masa depan Bangsa Indonesia yang lebih baik tersebut hanya dapat diakselerasi dalam suasana kebangsaan yang penuh kerukunan dan kedamaian.

“Oleh karena itu, kami Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia mengimbau seluruh elemen bangsa Indonesia untuk senantiasa mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya dalam poin ke tujuh.

“Menghormati perjuangan serta pengorbanan jiwa raga para pahlawan bangsa dan menjunjung tinggi amanat para pahlawan bangsa yang telah mewujudkan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, serta memberkahi Bangsa Indonesia dengan semangat kerukunan dan persaudaraan sebagai modal dasar untuk meraih masa depan Bangsa yang adil, makmur, damai dan sejahtera.

Pernyataan sikap MRPTNI ditandatangani Ketua MRPTNI Kadarsah Suryadi (Rektor ITB) dan Sekretaris Jenderal MRPTNI, Dwia Aries Tina Pulubuhu (Rektor Universitas Hasanuddin).

MRPTNI merupakan forum rektor yang beranggotakan 87 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Ketua Forum Politeknik Negeri. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.