Kamis, 24 Juni 21

52 Ribu Warga Gaza Mengungsi Akibat Serangan Brutal Israel

52 Ribu Warga Gaza Mengungsi Akibat Serangan Brutal Israel
* Serangan Israel ke Gaza. (Foto: ParsToday)

Serangan brutal rezim Zionis di berbagai daerah Jalur Gaza selama sepekan terakhir telah membuat puluhan ribu warga Palestina meninggalkan rumah-rumah mereka.

Seperti dikutip Farsnews dari kantor berita Anadolu Turki, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) pada Selasa (18/5/2021) menyatakan lebih dari 52.000 orang mengungsi akibat pengeboman rumah-rumah warga Palestina di Gaza.

“Warga Palestina yang terlantar saat ini mencari perlindungan di 50 sekolah milik UNRWA di Gaza dan menghadapi banyak kendala, termasuk kekurangan obat-obatan dan makanan,” tambahnya.

Menurut laporan PBB, lebih dari 100 apartemen hancur total, sedikitnya 300 unit rumah rusak parah, dan sekitar 50 fasilitas pendidikan, termasuk sekolah, taman kanak-kanak dan gedung Kementerian Pendidikan Jalur Gaza, rusak akibat serangan rezim Zionis di wilayah tersebut.

Rezim Zionis bahkan tidak peduli dengan pusat-pusat medis, dan sejauh ini telah menghancurkan 6 rumah sakit, 2 klinik dan satu fasilitas milik Bulan Sabit Merah Palestina di Gaza.

PBB mengatakan operasional listrik di Gaza telah berkurang dari delapan jam per hari menjadi kurang dari enam jam. Kondisi ini telah mengganggu sistem perawatan kesehatan, pasokan air bersih dan fasilitas vital lain yang bergantung pada listrik.

60 Jet Tempur Israel Gempur Gaza
Sebanyak 60 jet tempur rezim Zionis mengebom 65 daerah di Jalur Gaza sejak Selasa (18/5/2021) pagi.

Juru bicara militer Israel, Brigadir Jenderal Hidai Zilberman dalam sebuah konferensi pers mengklaim serangan itu terjadi dalam waktu 30 menit dan puluhan kilometer dari terowongan pasukan perlawanan di Gaza telah dihancurkan.

“Serangan tersebut sebagian besar dilakukan di daerah al-Ramal di bagian barat kota Gaza,” tambahnya seperti dikutip laman Farsnews.

“Militer rezim Zionis tidak berbicara tentang gencatan senjata. Kami fokus pada penembakan,” tegasnya.
Sementara itu, bentrokan antara warga Palestina dan Zionis terus berlanjut di kota Lod dan keadaan darurat diperpanjang selama 48 jam lagi. (ParsToday/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.